Demi Lancarnya Arus Mudik, BBPJN Jatim-Bali Kawal Perbaikan Jalan Pantura

Demi Lancarnya Arus Mudik, BBPJN Jatim-Bali Kawal Perbaikan Jalan Pantura


Sampang,Liputan7.id – Menjelang arus mudik hari raya 2022 Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Jatim dan Bali (BBPJN) mempercepat perbaikan Jalan Nasional jalur (Pantura Madura) demi kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan jelang hari raya 2022 yang sudah memasuki, H-10.(21/04/2022)

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1, Candra Hervin Subandrio, Kawal langsung perbaikan alur jalan pantura, yaitu perbaikan pengerasan jalan ( patching) yang sudah mengalami Aus/ Lubang, pengecatan marka jalan, juga gorong-gorong dengan melakukan pergantian box culvert.

Pihaknya juga sudah melakukan perbaikan pada pada Jembatan yang mengalami kerusakan tepatnya di jembatan mandira,(Km Kamal 83+600 yang berlokasi di Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang.

Saat di Konfirmasi Liputan7.id Candra Hervin Subandrio (PPK) 3.1 ia menuturkan.

“Saya bersama Tim kami bergerak cepat untuk melakukan (patching) untuk memberi kenyamanan pada pengguna jalan, dan kami bekerja di lapangan dengan sepenuh hati, agar Jalan Nasional Pantura Madura dalam kondisi baik, dan aman bagi pengguna jalan yang melintas.

Awal saya mendapat amanah untuk menjadi PPK 3.1,
“Pada awal 2022 Jalan Nasional Pantura Madura terjadi cuaca extrim dimana hampir tiap hari terjadi hujan deras yang mengakibatkan banyak terjadi kerusakan (lubang) pada perkerasan jalan dan dipenuhi genangan air.

Alhamdulillah saat ini lubang yang ada di jalan nasional (Pantura Madura) sudah kami tangani sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan untuk mudik 2022 ini sesuai dengan instruksi dari kementerian PUPR.” Tuturnya

Salah satu pengguna jalan, Agus warga Ketapang sangat mengapresiasi atas gerak cepat (BBPJN) Jatim- Bali dalam melakukan perbaikan kerusakan jalan yang terjadi di jembatan Mandira.

“Saya apresiasi kinerja (BBPJN) Jatim- Bali, karena sudah bergerak cepat untuk melakukan perbaikan terhadap kerusakan jalan di jembatan mandira, kerusakan tersebut terjadi karena ada Truk Fuso muatan penuh dengan keramik (Overload) mengalami kerusakan As rodanya patah saat melintas di  jembatan Mandira.” Ucapnya (Abdul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi