PAC RTA Pirak Timu Dan Kopi Hitam Aceh, Kembali Safari Ramadhan di Masjid Baitul I’bad

PAC RTA Pirak Timu Dan Kopi Hitam Aceh, Kembali Safari Ramadhan di Masjid Baitul I’bad


ACEH UTARA, LIPUTAN7.ID Pengurus Anak Cabang (PAC) Rabithah Thaliban Aceh (RTA) Kecamatan Pirak Timu dan Komunitas Pejuang Islam dan Himpunan Thalabah Muda (KOPI HITAM) Aceh, kembali lakukan Safari Ramadhan ke masjid Baitul I’bad Gampong Asan Krueng Kreh Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara. Kamis (21/4/2022) malam.

Rais A’m PAC RTA Pirak Timu Tgk. Aris Munandar, mengatakan kegiatan Safari Ramadhan kesekian kali ini merupakan upaya mensyiarkan agama Allah serta menjalin tali silaturrahmi antar santri di Kecamatan dengan masyarakat.

“Agenda kita malam ini dalam suasana bulan penuh keberkahan, tim Safari Ramadhan dari dua organisasi berkunjung ke Gampong Asan Krueng Kreh untuk memberikan motivasi dan edukasi dalam beribadah dibulan suci ini,” kata Tgk. Aris kepada media ini, Jum’at (22/04/2022).

“Dengan tujuan untuk meningkatkan amal ibadah dan mempererat tali silaturahmi antar santri Pirak Timu dengan masyarakat,” sambungnya.

Lebih lanjut, Tgk. Aris menuturkan, bahwa pelaksanaan Safari Ramadhan akan dilaksanakan di bulan puasa tahun ini di sejumlah Kemasjidan dalam wilayah Kecamatan Pirak Timu.

Kegiatan yang di gelar dengan sinergitas dua organisasi islam itu, turut dihadiri sejumlah pengurus Kopi Hitam dan Rais ‘Am PAC RTA Pirak Timu serta sejumlah pengurus lainnya.

Adapun kegiatan Safari Ramadhan tersebut diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan shalat Maghrib, Isya, dilanjutkan shalat Tarawih dan Witir secara berjamaah.

Yang menjadi Imam shalat Tgk. Mujiburahman yang merupakan anggota Komunitas Pejuang Islam Himpunan Thalabah Muda Aceh dan bilal tarawih Tgk. Khairul Azmi dan Tgk. Irsyatur yang merupakan dari anggota Rabithah Thaliban Aceh PAC Pirak Timu.

Dalam tausyiahnya, Tgk. Muhammad Wali selaku Anggota RTA Pirak Timu itu, mengajak jamaah untuk mengisi bulan suci penuh rahmat ini dengan berbagai ibadah.

Pria berpeci yang sering disapa Tgk. Muhammad itu melanjutkan, bahwa tempat yang paling mulia disisi Allah adalah masjid dan tempat yang paling hina disisi Allah adalah pekan atau tempat keramaian yang di situ lebih kepada duniawi.

“Maka mari kita tingkatkan ibadah di bulan suci ini, serta memakmurkan masjid yang merupakan tempat yang paling mulia disisi Allaah SWT,” imbuhnya.

Untuk diketahui, acara seperti ini sudah kesekian kalinya dilakukan oleh kedua organisasi itu dengan tempat yang berpindah pindah dari masjid ke masjid.

Acara tersebut berlangsung dengan khidmat yang juga turut dihadiri oleh Kepala Desa Krueng Kreh, Imam Besar Masjid Baitul Ibad, Aparat Desa serta jama’ah dari warga setempat.

(Murhaban/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi