Pemkot Lubuklinggau Siap Ikuti Sriwijaya Expo Dan Indonesia City Expo 2022

Pemkot Lubuklinggau Siap Ikuti Sriwijaya Expo Dan Indonesia City Expo 2022


LUBUKLINGGAU, LIPUTAN7.ID —  Asisten II6 Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Kota Lubuklinggau, H Nobel Nawawi didampingi Kepala DPMPTSP Kota Lubuklinggau, Hendra Gunawan memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Sriwijaya Expo dan Indonesia City Expo Tahun 2022 di Op Room Dayang Torek. Kamis (21/4/2022).

Dalam kesempatan itu, Nobel Nawawi mengingatkan sebelum mengikuti kedua event tersebut harus dilihat terlebih dahulu ketersediaan anggaran, termasuk kegiatan apa saja yang akan diikuti dan OPD mana yang menjadi leading sektornya. Dengan demikian diharapkan masing-masing OPD terkait mengetahui keterlibatannya dalam event tersebut.

“Apa yang direncanakan, itu harus dianggarkan dan yang telah dianggarkan mesti diselenggarakan atau dilaksanakan. Kita harus ikut kedua event ini karena menyangkut nama baik Kota Lubuklinggau, apalagi Wali Kota Lubuklinggau adalah ketua Korwil,” tegasnya.

Nobel Nawawi juga meminta agar dalam dua hari kedepan, rincian anggarannya sudah tergambar, kemudian langsung disampaikan kepada wali kota.

“Jika belum ada anggarannya, nanti masukkan didalam pergeseran anggaran,” tambahnya.

Setelah anggaran sudah final, tahap selanjutnya kata Nobel, adalah melakukan persiapan properti yang bakal dibawa, termasuk apa-apa yang akan diisi di stand kegiatan tersebut, seperti produk UMKM, perikanan serta kebudayaan.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Lubuklinggau, Hendra Gunawan menyampaikan, bahwa event Sriwijaya Expo berlangsung pada Juli mendatang di Palembang sedangkan APEKSI City Expo, digelar Agustus di Kota Padang (Sumbar).

“Mengenai anggaran stand dan dekorasi sambung Hendra Gunawan, dimasukkan ke dalam anggaran DPMPTSP. Sedangkan dana pendamping setiap OPD disiapkan oleh OPD terkait,” paparnya.

“OPD terkait harus juga menyiapkan hal-hal yang perlu disiapkan, mengenai sewa stand dan dekorasi anggarannya belum masuk,” tandasnya.

Dikatakan pula, besaran anggaran yang harus disiapkan sekitar Rp 450 juta. Oleh karena itu dirinya mengingatkan agar jangan sampai terjadi saat acara dimulai, OPD tidak bisa berangkat karena tidak ada anggaran.

“Tema kegiatannya pun berbeda-beda. Jika ingin mengikuti sesuai tema yang ada, maka setiap OPD harus menyiapkan anggarannya masing-masing,” tambahnya.

Ikut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian H Surya Darma, Kepala Bappeda Litbang Emra Endi Kesuma, Kepala BPKAD Zulfikar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi M Johan Iman Sitepu, Kepala Dinas Pariwisata Heri Zulianta, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Pengelolaan Pajak, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) H Trisko Defryansa, Kepala Dinas PUPR Achmad Asril Asri, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Cikwi, Kepala Dinas Perikanan Dedi Yansyah, Kabag Pemerintahan Ira Dwi Ariyati dan Kabag Perekonomian Hj Srimaya.

(Joni/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi