Pemda Kabupaten Muara Enim Terkesan Kurang Peduli Dengan Keluhan Masyarakat Segamit

Pemda Kabupaten Muara Enim Terkesan Kurang Peduli Dengan Keluhan Masyarakat Segamit


 

Muara Enim, Liputan7.id — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), terkesan kurang memperhatikan keluhan masyarakat Seperti yang dirasakan oleh masyarakat Desa Segamit Kecamatan Semende Darat Ulu ( SDU ).

 

“Pasalnya ada dua titik jembatan air Endikat dan Perikan penghubung dari Desa Segamit ke Kampung IV yayasan terputus, dan hal ini sudah sering di ajukan ke Pemda Kabupaten Muara Enim, namun sampai saat ini belum ada tanggapan positif dari Pemerintah Daerah.

 

“Menurut keterangan Sinwani Kepala Desa Segamit Kecamatan Semende Darat Ulu, Senin (09/5/2022) menjelaskan kepada media ini Kampung IV Yayasan , sudah mempunyai penduduk lebih kurang 1000 jiwa, yang mayoritas nya mempunyai pertanian perkebunan, di sana juga sudah di fasilitasi pemerintah, seperti bangunan SDN dan Pondok Pesantren, sekolah madrasah dan wahana wisata Danau Deduquk yang sudah banyak pengunjungnya .

“Dengan terputusnya akses jalan menuju kampung IV ini, tentunya menyulitkan masyarakat untuk beraktifitas, karena hampir seluruh penduduk Desa Segamit dan desa tetangga mempunyai usaha pertanian di wilayah kampung IV Segamit, sedangkan satu -satunya akses jalan menuju Yayasan kini sudah terputus, hinga sampai saat ini Belum ada tanggapan dari pemerintah .

 

” Saat ini masyarakat setempat berjibaku bahu membahu membangun jembatan yang sudah terputus, dengan cara begontong royong dari pengendara kendaraan roda 4 sebesar Rp .50.000 dan roda 2 sebesar Rp .20.000 untuk membeli matrial yang di butuhkan, dan sumbangan sukarela dari masyarakat yg melintasi jembatan ini, ” jelas Kepala Desa Segamit .

 

“Di tambah kan oleh Markun sebagai Kepala Dusun (KADUS) IV Yayasan, dirinya sangat mengharapkan perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Muara Enim untuk Kembali membangun jembatan tersebut. Akses jembatan ini sangat penting memperlancar roda perekonomian antar desa, juga memperlancar aktifitas masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian mereka dalam melangsungkan kehidupan sehari -hari, tutupnya.

 

(Wakil/MJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi