Supir Ambulan Menerobos Arus One Way, Setelah diPeriksa Polisi Ternyata Bawa Angkutan Wisata

Supir Ambulan Menerobos Arus One Way, Setelah diPeriksa Polisi Ternyata Bawa Angkutan Wisata


Bogor, Liputan7.id – Polisi yang sedang bertugas mengawal proses One way, dijalur puncak bogor, Awalnya ingin memberikan pengawalan pada mobil ambulan, yang menerobos jalur One Way yang menyalakan sirine, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.Senin,(9/5/22).

Tapi setelah petugas memeriksa terlebih dahulu, Ternyata didalam mobil ambulan itu, Membawa angkutan yang ingin berangkat berwisata ke puncak bogor,lalu pihak petugas kepolisian memeriksa oknum supir ambulan tersebut.

Disitu terjadi perdebatan antara pihak petugas kepolisian dengan oknum supir ambulan, yang bersi kukuh tidak mau mengakui kesalahanya.

Lalu pihak petugas kepolisian dengan tegas meminta oknum supir ambulan tersebut, untuk menunjukan kelengkapan surat-surat yaitu sim dan STNK, Tapi awal nya supir ambulan tidak mau menunjukan, Dan mengatakan,
saya cuma mau pulang ke Jakarta, ucap oknum supir ambulan tersebut.

Padahal sudah jelas banyak sekali yang sudah dilanggar dari segi aturan lalu lintas, dan juga aturan kegunaan fungsi mobil Ambulan, Bahkan Protatornya pun tidak sesuai, Yang seharusnya warna merah, Sedang kan protator yang digunakan berwarna biru, Namun supir tersebut malah terlihat Ingin menelpon seseorang.

Namun tak lama kemudian pihak petugas kepolisian memberikan sangsi tilang kepada supir tersebut, Dengan menahan mobil ambulan.

Lalu penumpang yang dibawa terpaksa harus diturunkan, Setelah itu wak Media Bertanya Kepada Supir, Apakah bapa dibayar oleh penumpang yang bapak bawa” Tanya Awak Media”
Saya tidak dibayar, saya cuma disuruh” Ungkap Supir.

Kemudian AKBP Iman imanudin. memberikan nasehat Dan memberitahukan fungsi dan kegunaan mobil ambulan, Karna Banyak sekali yang dilanggar oleh supir tersebut.(Yusef Ferry Siswanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi