Heboh!!! Video Seorang Pria Paruh Baya Diduga Menawarkan Perempuan, Begini Tanggapan Lawyer Muda Bertalenta

Heboh!!! Video Seorang Pria Paruh Baya Diduga Menawarkan Perempuan, Begini Tanggapan Lawyer Muda Bertalenta


SUMENEP, LIPUTAN7.ID Video berdurasi 12 Detik terlihat Seorang Pria paruhbaya diduga sedang menawarkan Perempuan dengan tarif Rp.500.000,.

“Brempa? 500rb Cash langsung Hotel Suramadu Dijamin pelayanan Oke,” ucap Oknum Pria saat menawarkan kepada Seseorang.

Setelah adanya Video tersebut, Team dari Media ini melakukan Investigasi dan menemukan oknum Pria yang diduga ada didalam video tersebut.

Oknum Pria paruhbaya tersebut diketahui berinisial (S) dan Saat dikonfirmasi terkait video tersebut, (S) mengelak pertanyaan media ini yang menanyakan terkait kebenaran isi video yang viral tersebut dengan mengatakan bahwa itu bohong.

“Itu bohong lagian foto yang sampean kirim itu aku tidak kenal,” dalihnya saat dikonfirmasi (28/04) melalui pesan whatsapp.

Disisi lain terkait viralnya video tersebut, menuai tanggapan dari berbagai pakar Hukum. Salah Satunya Angga Kurniawan S.Pd SH.MH selaku Lawyer Muda Berbakat saat dikonfirmasi oleh awakmedia mengatakan, bahwa yang pertama itu adalah perbuatan yang sangat melanggar hukum terutama dalam hukum pidana pasal 506 KHUP atau jika belum bertransaksi masuk dalam Undang-Undang Pornografi Nomer 40 Tahun 2008 yang disebutkan barang siapa yang menyiarkan, mengiklankan, dan menawarkan walaupun belum terjadi transaksi bisa dikenakan sanksi hukuman Enam Bulan Penjara.

“Barang siapa yang sengaja menawarkan jasa Prostitusi maka akan dihukum penjara maksimal Satu Tahun dan jika ada yang bilang kalau itu masih menawarkan dan belum terjadi apakah bisa ditahan? Tentu saja bisa dengan diterapkan Undang-Undang Pornografi Nomer 40 Tahun 2008 dengan ancaman hukuman kira-kira Enam Bulan lebih berapa hari dan ada dendanya juga biasanya,” papar Angga saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsappnya. Rabu, (11/05/2022).

Lebih lanjut, Angga panggilan akrabnya menjelaskan, Ketika Pria tersebut benar-benar melakukan dengan sengaja dan dengan sadar menawarkan seorang perempuan kepada salahsatu orang maka bisa dikatakan orang itu sebagai mucikari.

“Mucikari adalah seorang penjual jasa wanita atau jasa prostitusi, hal itu harus benar-benar ditelusuri jangan sampai salah orang, kalau memang orang itu mengelak biarkan fakta hukum yang kemudian berbicara,” jelasnya.

Angga menambahkan, dengan adanya bukti-bukti dan saksi baik itu berupa Video dan bukti berupa orang yang melihat maka itu sebuah tindak pidana yang kemudian harus menjadi atensi dari Polres atau pihak kepolisian yang bertanggung jawab untuk memberantas oknum-oknum tersebut.

“Saya selaku salah satu profesi yang terhormat (Lawyer) berharap dalam penegakan hukum sangat mengecam keras dan memberikan atensi agar segera ditindak kepada pihak yang berwajib (Kepolisian),” tegasnya.

 

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi