Tebing Pemakaman Umum Longsor di Desa Tobai Tengah, Warga Terhambat Akses Jalannya

Tebing Pemakaman Umum Longsor di Desa Tobai Tengah, Warga Terhambat Akses Jalannya


SAMPANG, LIPUTAN7.ID Akses Jalan warga terhambat akibat Tebing Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Dusun Ganbilah, Desa Tobai Tengah, Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang Longsor. Rabu,(11/05/2022).

Diketahui, Kejadian tersebut terjadi pada Hari Selasa kemarin perkiraan sekitar jam 15:25 WIB yang saat itu hujan sangat lebat sekali lebih dari 1 jam sehingga tebing itu tidak kuat menahan genangan air yang ada di atas dan memang sebelumnya tebing tersebut sudah retak, dikarenakan tebing tersebut kemungkinan sudah terlalu lama atau sudah masa waktunya.

Abd Wafi selaku pengurus dari Yayasan menjelaskan, bahwa tebing ini dibangun pada Tahun 2019 awal yang diperkirakan sudah sekitar umur 3 Tahun dan tanah disini labil sehingga ketika ada hujan dan air terkenang maka tanah pasti agak bergeser atau bergerak.

“Sehingga bergesernya tanah maka Tebing tersebut tidak bisa menahan genangan air yang ada diatas,dan akhirnya terjadi longsor dari longsoran itu menutupi tembok madrasah dan akses jalan wargapun juga tertutup,” paparnya.

“Sedangkan dari Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Pemerintah Desa ataupun dari Pemerintah Kecamatan sampai saat ini belum ada yang datang ke lokasi,” tambahnya.

Lebih lanjut Wafi mengatakan, bahwa pihaknya sudah melapor ke Desa bahwasannya di tempat kami ada Tebing Pagar Makam yang longsor dan menutupi sebagian Gedung Madrasah.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada Desa karena akibat longsor ini sebagian Gedung Madrasah tertutup,” jelasnya.

Wafi menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, namun Gedung Madrasah yang kena longsor mengalami kerusakan, bagian atap dan plafonnya.

“Akses jalan menuju Pondok Putri dan ke gedung SMP ini tertutup dengan akibat material longsorannya yang menumpuk ke jalan yang dilintasi warga ataupun siswa dan santri,” tambahnya.

Wafi berharap kepada semua pihak terkait terutama kepada pihak Pemerintah Desa agar bisa berkomunikasi dengan sesamanya dan memberitahukan atau melaporkan kepada atasannya bahwasanya terjadi longsor di Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Nurul Iman.

“Kami berharap ada bantuan dari pemerintah untuk bisa memperbaiki kerusakan kerusakan yang terjadi di sini, karena gedung ini akan digunakan untuk belajar mengajar di pendidikan Ponpes Miftahul Ulum Nurul Iman,” pintanya.

“Akses jalan ini sangat dibutuhkan supaya bisa Jalan menuju Asrama Putri, sementara akibat kejadian ini kami harus mutar ke selatan dan lewat dalemnya Kyai, yang mana sangat tidak pantas dan kurang sopan untuk melewatinya, untuk sementara dengan gotong-royong para santri bersama masyarakat setempat membuat Jalan setapak untuk diakses sementara,” tutupnya.

(Abdul/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi