Dikerinci  Diduga Oknum Aparat Dan Oknum Aktifis Sebagai Pemasok Pupuk Bersubsidi Ilegal

Dikerinci  Diduga Oknum Aparat Dan Oknum Aktifis Sebagai Pemasok Pupuk Bersubsidi Ilegal


KERINCI, LIPUTAN7.ID Permentan RI No.41 tahun 2021 tentang penetapan alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi sektor Pertanian ternyata tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Hasil penelusuran Tim gabungan 5 awak media dan seorang anggota LSM Fakta (19/4/2022), di Kabupaten Kerinci Diduga terjadi penyelewengan pendistribusian pupuk bersubsidi dengan harga melebihi HET resmi dan tidak ditempel pengumuman harga yang telah ditetapkan Pemerintah.

Di satu agen penyalur atau Kios yang berlokasi di Kayu Aro dari hasil konfirmasi, diakui dan disebutkan namanya dengan jelas bahwa pemasok pupuk bersubsidi adalah seorang oknum aparat aktif (inisial PH) yang selama ini selalu mengirim berbagai jenis pupuk bersubsidi ke tokonya.

Pemilik kios langsung menelpon PH dan salah seorang awak media ikut bicara untuk minta konfirmasi dengan PH namun PH tidak bersedia, justru menyebutkan nama seorang Oknum Aktivis Kabupaten Kerinci (inisial N) yang disinyalir keluarga terdekat PH dan dianggapnya sebagai pelindung / back-up jika ada permasalahan dilapangan.

Disinyalir terlibatnya PH, (Tim) akan segera meminta konfirmasi dan klarifikasi kepada atasannya untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sampai berita ini di publis baik PH dan N tidak bisa dikonfirmasi. (TONI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi