Pembangunan Tol Semarang-Demak, 46 Hektar Lahan Mangrove Akan Direlokasi

Pembangunan Tol Semarang-Demak, 46 Hektar Lahan Mangrove Akan Direlokasi


Demak,L7.ID – Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak, berdampak dengan sejumlah lahan mangrove. Karena lokasinya berada di sekitar lokasi pembangunan. Hal itu terungkap pada Sabtu 14/5/2022 mengutip informasi dari situs resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Senin (16/5/2022).

Kondisi itu terjadi di sekitar pembangunan jalan tol Seksi-1 Semarang-Sayung.

Terdapat tiga lokasi kawasan mangrove yang akan direlokasi dengan total luas kurang lebih 46 hektar.

Kendati demikian, Pemerintah berupaya meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dari pembangunan  Tol Semarang-Demak.

Untuk itu, Kementerian PUPR bekerja sama dengan Pemerintah Daerah menyiapkan program relokasi lahan mangrove di area tersebut.

Upaya pelesatarian kawasan mangrove ini bertujuan untuk mempertahankan fungsi hutan mangrove sebagai habitat flora dan fauna di pesisir Pantai Utara Jawa. Serta, melindungi daerah garis pantai, termasuk mengurangi risiko abrasi.

Bukan hanya sebagai paru-paru segar di wilayah sekitar, sistem akar pohon bakau yang kokoh juga semakin membantu membentuk penghalang alami terhadap gelombang badai dan banjir.

Sedimen sungai dan darat terperangkap oleh akar, yang melindungi daerah garis pantai dan memperlambat erosi.

Adapun Jalan Tol Semarang-Demak sepanjang 27 kilometer ini terdiri dari dua seksi.

Yakni Seksi 1 Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,69 kilometer porsi pemerintah yang ditargetkan selesai konstruksinya pada tahun 2024 mendatang.

Kemudian Seksi 2 Sayung-Demak sepanjang 16,31 kilometer merupakan porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak.

Selain itu, Jalan Tol Semarang-Demak akan memiliki 2 buah simpang susun (SS), yakni SS Sayung, dan SS Demak.

Kini pembangunannya khusus untuk Seksi 2 telah mencapai progres 80,63 persen. Targetnya dapat selesai pada akhir tahun 2022 mendatang.(Puji S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi