Bupati Ingatkan PT LHI Patuhi Aturan, Dan Segera Selesaikan Masalah Dengan Warga Karimunjawa

Bupati Ingatkan PT LHI Patuhi Aturan, Dan Segera Selesaikan Masalah Dengan Warga Karimunjawa


JEPARA, LIPUTAN7.ID Bupati Jepara Dian Kristiandi mendatangi proyek dan meminta permasalahan segera diselesaikan yang berkaitan dengan pembangunan property PT. Level Hotels Indonesia (LHI) di Desa Kemojan Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Selasa, (17/5/2022).

Bupati Jepara meminta para pihak yang Dipimpin oleh Camat Karimunjawa segera melakukan pertemuan untuk menyelesaikan persoalan. Perintah ini disampaikan langsung oleh Bupati Jepara Andi Kristiandi saat kembali mendatangi lokasi proyek pembangunan properti tersebut pada Sabtu (14/5/2022).

“Segera diadakan pertemuan, undang para pihak, baik dari pihak Kecamatan, Desa, Pihak Pengembang maupun warga pemilik tanah yang berbatasan langsung dengan proyek ini. Nanti biar dipimpin Pak Camat,” ujar Andi di Lokasi.

Bupati berharap agar masalah ini segera bisa selesai supaya tidak muncul asumsi Kabupaten Jepara tidak pro investasi. Sementara di sisi lain, pihaknya juga tidak ingin investasi dari luar negeri atau dalam negeri yang tidak mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami terima semua investasi. Tapi satu,  Tidak sejengkal tanah pun dikuasai asing tanpa (mematuhi) peraturan perundang-undangan,” tandasnya.

Kedatangan Bupati ini juga diikuti oleh Petugas dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jepara yang melakukan pengukuran lokasi proyek ini. Pengukuran ulang ini menjadi salah satu upaya mencari solusi dari permasalahan ini.

“Kami ke sini untuk melakukan pengukuran ulang. Upaya mencari kebenaran dari semua Pihak yang diantaranya Ada Petinggi, Camat, dan Para Pihak serta punya Tanah yang berbatasan dengan PT. LHI Supaya tidak ada kesalahpahaman,” jelas Andi.

Politisi PDI Perjuangan itu ingin mengetahui secara pasti apakah ada lahan milik warga yang tercaplok. Pasalnya pada Sabtu 12/3/2022, saat dia datang ke tempat tersebut. Dia mendapat aduan dari Warga terkait Tanah yang tercaplok proyek pembangunan tersebut.

(Puji S/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi