UPTD Puskesmas Rawat Inap Bersama Muspika Kecamatan Lakukan Gotong-Royong Guna Mencegah Nyamuk Aides Aegypti

UPTD Puskesmas Rawat Inap Bersama Muspika Kecamatan Lakukan Gotong-Royong Guna Mencegah Nyamuk Aides Aegypti


LAMPUNG SELATAN, LIPUTAN7.ID Pemerintah Desa (Pemdes) Kelaten, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung bersama UPTD Puskesmas Rawat Inap Penengahan dan Muspika Kecamatan Penengahan melakukan fogging dan gotong royong bersih-bersih dalam upaya mencegah berkembangnya Nyamuk Aedes Aegypti sebagai penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Rabu, (18/05/2022).

Pelaksanaan fogging dan Gotong-royong ini dilakukan di beberapa titik dan sekitar Kantor Pemerintah Desa (Pemdes) Kelaten. Fogging tersebut, merupakan pencegahan usai warga di wilayah Kecamatan Penengahan dinyatakan positif DBD.

“Fogging ini sebagai salah satu upaya pencegahan serta untuk mengantisipasi penyebaran kasus DBD. Selain itu, selaku Kepala Desa Kelaten, kami berkoordinasi dengan UPTD Puskesmas Kecamatan Penengahan melakukan foggingisasi terhadap beberapa titik di Desa Kelaten serta mengintruksikan kepada seluruh warga agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan selokan yang tersumbat supaya aliran air tidak menggenang. PHBS menjadi kunci dalam pencegahan dan mengatasi kasus ini,” kata Kepala Desa Kelaten, Ustad Toto saat mendampingi kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, Menurut Ustad Toto sapaan akrab Kepala Desa Kelaten, tindakan Fogging masih dipandang dan dipercaya efektif sebagai salah satu upaya penanggulangan saat terjadi kasus kejadian luar biasa atau wabah penyakit DBD di suatu Daerah.
Yakni ketika populasi nyamuk dewasa sedang tinggi, fogging dengan cepat menurunkan populasi nyamuk.

“DBD merupakan penyakit akibat Virus Dengue yang dibawa dan menular melalui gigitan Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Kedua nyamuk tersebut, menggigit pada pagi hari sampai sore menjelang petang. Virus dari orang terinfeksi dibawa oleh nyamuk dan menginfeksi orang lain yang digigit nyamuk tersebut,” terangnya.

Kades Toto juga menghimbau serta mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Kelaten agar mencegah dengan melakukan 3M PLUS yaitu Menguras dan menyikat tempat penampungan air, seperti bak mandi minimal Satu Minggu sekali.

“Kemudian Menutup tempat penampungan air, Memanfaatkan/mendaur ulang barang bekas PLUS mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk. Ia berharap melalui fogging dan gotong royong ini menjadi solusi untuk menekan angka positif DBD dan warga Desa Kelaten terbebas dari wabah DBD,” sambung Kades Toto. (Nazar/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi