Banjir Rob Melanda Gresik, Ratusan Rumah Warga Hingga Jalan Desa Terendam Air

Banjir Rob Melanda Gresik, Ratusan Rumah Warga Hingga Jalan Desa Terendam Air


Gresik,Liputan7.id – Banjir rob merendam rumah warga dibeberapa Desa di dua Kecamatan,Kamis siang (19/5/22).Dua Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Manyar dan Kecamatan Gresik. Di Kecamatan Manyar desa yang terdampak adalah Desa Banyuwangi. Ada 107 Rumah Warga di RT 06 s/d RT 13 tergenang 20 – 30 cm, jalan Desa tergenang 30 – 50 cm sepanjang 2.000 Meter

  • – 2 Tempat Ibadah tergenang 10 – 20 cm
    – 2 Sekolah tergenang 20 – 30 cm
    – 1 Poskesdes tergenang 20 – 30 cm
  • Sedangkan di Kecamatan Gresik ada 4 Kelurahan yang terdampak diantaranya
  • Kelurahan Lumpur Jalan Lingkungan tergenang 20 – 40 cm, Sebanyak 12 RT terdampak Banjir Rob.
  • Kelurahan Kroman, Jalan Lingkungan tergenang 20 – 40 cm, sebanyak 2 RT terdampak Banjir
  • Kelurahan Pekelingan, Jalan Lingkungan tergenang 20 – 25 cm sebanyak 4 RT terdampak Banjir
  • Kelurahan Kemuteran Jalan Lingkungan tergenang 20 – 25 cm, sekitar 2 RT terdampak Banjir.

Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito mengatakan sekitar pukul 10.30 WIB terjadi pasang laut, yang menyebabkan wilayah Dusun Banyuwangi, Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar tergenang Banjir Rob.

Banjir ini menggenangi Rumah Warga, Jalan Desa, Fasilitas Pendidikan, Tempat Ibadah dan Fasilitas Kesehatan,” kata Tarso

Ada dua tempat ibadah tergenang 10-20 centimeter, dua sekolah tergenang 20-30 centimeter dan satu Poskesdes tergenang 20-30 centimeter. Pukul 12.30 WIB, seluruh Genangan di wilayah Desa Banyuwangi surut total,” ujarnya.

Salah satu warga Abdur rokim (31) mengatakan bahwa air rob sebenarnya sudah mulai kemarin,namun hari ini lebih parah.

“Iya kemarin air laut sudah mulai pasang tapi tidak sampai separah ini. Tapi Alhamdulillah banjir rob ini tidak sampai memasuki rumah,karena memang rumah saya pondasinya agak tinggi”.Katanya.(Edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi