KTV Ferrari Beroperasi Kembali dan Berganti nama jadi Givenchi, Begini tanggapan Ketua DPC GBNN Kota Pematangsiantar

KTV Ferrari Beroperasi Kembali dan Berganti nama jadi Givenchi, Begini tanggapan Ketua DPC GBNN Kota Pematangsiantar


PEMATANGSIANTAR, LIPUTAN7.ID  Beroperasinya kembali KTV Ferrari yang berganti nama menjadi Givenchi yang terletak di Jalan SM.Raja Pematangsiantar, mendapatkan tanggapan serius dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang Garda Bela Negara Nasional Kota Pematangsiantar.

Zulfandi Kusnomo Kepada Tim Media Liputan7.id mengatakan, akan mengajukan surat permohonan kepada Kapolresta Pematangsiantar agar segera menutup tempat itu.

Pasalnya, seperti diketahui bersama KTV Ferrari atau sekarang Givenchi sudah pernah memakan korban menghilangkan nyawa seorang wartawan Mara Salem Harahap yang memberitakan tentang kegiatan peredaran narkoba jenis pil ekstasi ditempat itu.

Dari pengakuan otak pelaku pembunuhan tersebut yang tak lain adalah owner KTV Ferrari berinisial S, bahwasanya dia dendam karena sang wartawan kerap meminta setoran 2 butir pil ekstasi setiap hari agar tempat usahanya tidak diberitakan. Hal ini menandakan bahwasanya memang benar adanya dugaan peredaran Narkoba jenis pil ekstasi ditempat itu.

Walaupun kini KTV Ferrari telah berganti nama menjadi Givenchi, Ketua Garda Bela Negara Nasional Kota Pematangsiantar menduga itu hanyalah ganti baju semata namun tetap melakukan praktek yang sama.

“Namanya juga Tempat Hiburan Malam, orang gak mungkin dateng kesitu untuk main catur kan? , Kalo masuk tempat begituan ya biasanya mencari hiburan mendengar kan musik yang keras sambil mengkonsumsi pil ekstasi ditemani wanita-wanita cantik, begitu info yang kami dapatkan dari mereka yang selalu kesitu,” pungkas zulfandi. Jum’at, (21/05/2022).

“Untuk itu kepada Kapolresta Pematangsiantar dan Kapolda Sumut mohon kiranya mengambil tindakan tegas untuk segera menutup tempat hiburan malam itu karena terlebih lagi diduga telah menjadi sarang peredaran narkoba jenis pil ekstasi,” tandasnya.

(Julham/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi