Collector Bank Mandiri Tegal Cabang Selawi Diduga Memeras Debitur

Collector Bank Mandiri Tegal Cabang Selawi Diduga Memeras Debitur


CIAMIS, LIPUTAN7.ID Setelah 2 hari sehabis lebaran Bapak Fatuloh berangkat pulang ke kampung halamannya yaitu Kota Tegal dengan niat dan tujuan untuk menyelesaikan masalah hutang nya ke Bank Mandiri Cabang Tegal Selawi.

Awalnya Fatuloh ingin memberikan surat gugatan dan sekaligus ingin melunasi hutangnya terkait lelang yang sudah ditujukan kepadanya yang atas nama Siti Markhumah selaku Istri fatuloh dan Aset Yang di lelang Adalah milik Mertuanya, Dikarenakan merasa keberatan tidak ada keterbukaan dari pihak Bank Yang selalu menyerahkan masalah hutangnya kepada orang yang mengaku collector yang bernama Solidin.

Dengan berbekal data yang Di dapat dari Bank Mandiri Cabang Ciamis yang Nominalnya Kurang Lebih Rp. 25000.000, Karena Hutang Fatuloh Sudah Hapus buku. Kata” Pegawai Bank Mandiri yang ada di Cabang Ciamis.

Namun dari pihak bank mandiri tegal, bersih kukuh meminta pelunasan di angka nominal Rp.102.000.000 Dengan ancaman aset akan dilelang tanpa putusan pengadilan, setelah sesampainya di Kota Tegal, Fatuloh langsung ke Cabang Bank Mandiri Selawi, Yang awalnya ingin mengajukan surat gugatan Fatuloh malah berbalik merasa kebingungan.

Karena dari pihak Bank mandiri Cabang Tegal mengatakan kepada Fatuloh, “Silahkan pak, kalau mau menggugat juga, Kita juga punya pengacara,” Ucap pegawai Bank. dari situ Fatuloh merasa ada di bawah tekanan ucapan pegawai Bank tersebut.

“Saya meminta bantuan kepada mertua untuk membayarkan hutangnya yang sesuai di minta oleh Bank Mandiri cabang selawi tersebut, yang akhirnya masalahnya pun selesai,” tutur Fatuloh kepada media. Minggu, (22/05/2022) malam.

Namun setelah semuanya selesai fatuloh merasa penasaran dan memvalidasi kembali data tersebut, dan kembali datang ke cabang Bank Mandiri yang berada di Ciamis, namun dari pihak Bank mandiri ciamis tetap membenarkan angka yang kurang lebih Rp 25.000.000 tersebut, bahkan pihak Bank Mandiri Cabang Ciamis, menjelaskan dengan sangat rinci.

“Saya merasa sangat dirugikan oleh kejadian ini,” Begitulah Pengakuan Fatuloh menjelaskan kepada wartawan yang saat itu sedang mampir ke warungnya.

Hingga berita ini dinaikkan kita kesulitan untuk mendapatkan konfirmasi dari pihak Bank.

(Yusef F.S/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi