Masyarakat Desa Pulo Iboih Mendesak Pemerintah Untuk Memperbaiki Jalan Rusak

Masyarakat Desa Pulo Iboih Mendesak Pemerintah Untuk Memperbaiki Jalan Rusak


ACEH UTARA, LIPUTAN7.ID Jalan Paloh Desa Pulo Iboih Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh Utara menambah daftar jalan Desa di Kecamatan Kutamakmur yang perlu perhatian dari Pemerintah Daerah. Pasalnya, jalan desa tersebut mengalami kerusakan cukup parah,

Terdapat banyak lubang, diameternya pun cukup besar kisaran 500cm hingga 1,5 meter, membuat pengendara motor harus ekstra hati-hati saat melintas.

“Sejak musim hujan kemarin jadi banyak muncul lubang di sini, awalnya sedikit, tapi karena tidak pernah mendapat perhatian, sehingga jalan semakin rusak,” ujar Fadil, salah seorang warga Desa Pulo Iboih, kepada Liputan7.id. Senin, (23/5/2022).

Padahal jalan ini merupakan jalan yang menghubungkan tiga desa yaitu desa Krueng Seunong, desa Pulo Iboih Kecamatan Kutamakmur Aceh Utara dan langsung berbatasan dengan desa Cot Trieng Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe, sudah puluhan tahun jalan tidak pernah di Perbaiki, warga berharap jalan rusak parah agar mendapat perhatian serius dari pemerintah, sangat disayangkan bila mobilitas warga desa terganggu akibat kerusakan jalan ini, jarak jalan rusak diperkirakan 2 km.

“Kalau hujan malah lebih berbahaya. Karena lubang-lubangnya tertutup air jadi tidak kelihatan. Sedangkan lubangnya gak cuma 1 atau 2, banyak sekali,” imbuhnya.

Sementara itu, Geuchik Gampong Pulo Iboih mengakui bahwa kondisi jalan tersebut saat ini memang rusak dan sangat memprihatinkan, apalagi ketika musim hujan tiba, jalan berlubang dan sulit untuk dilewati dengan kendaraan.

Geuchik Pulo Iboih Muammar menambahkan, di Gampong Pulo Iboih juga sedang kami bangun Dayah Darut Thalibin, Cabang dari Dayah Abu Hasballah Ketapang Nisam, yang mana jalan Paloh merupakan satu-satu akses jalan untuk menuju dayah tersebut.

“Sehingga kami khawatirkan apabila jalan tersebut tidak langsung di respon oleh Pemerintah dan tidak segera di perbaiki,maka akan mempengaruhi para santri dan masyarakat untuk menuju kedayah tersebut,” ungkapnya.

(Ibnu Sabil/Andre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi