Dugaan Suap Walikota Ambon, KPK Menemukan Dokumen Baru

Dugaan Suap Walikota Ambon, KPK Menemukan Dokumen Baru


AMBON, LIPUTAN7.ID Aliran Dana haram Yang mengalir ke Walikota Ambon, Richard Louhenapessy , KPK Menemukan Sejumlah Bukti Baru terkait Pemalsuan Dokumen proyek serta alat bukti elektronik yang diduga kuat memiliki kaitan erat dengan kasus pengaturan Proyek di Kota ambon.

Yang menjadi sasaran penggeledahan oleh KPK adalah :
— Dinas PUPR Kota Ambon, Penyidik KPK menggeledah ruang kerja Kepala Dinas , Ruang sekretaris serta ruang staf PUPR Kota Ambon.
— Kantor Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ambon.
— Dinas Pendidikan Kota Ambon turut di geledah oleh KPK.

Plt, Juru Bicara KPK , Alif Fikri, mengatakan, bahwa sejumlah bukti hasil temuan KPK pada Kamis (19/05/2022). ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran penyidik Di antaranya Barang Bukti Di dua rumah yang berbeda yaitu di kevamatan Nusaniwe dn Kecmatan Sirimau kota ambon.

“Dari beberapa lokasi yg tersebut KPK menemukan Beberapa alat bukti dan dokumen yang di amankan, berbagai aliran dana serta alat bukti eloktronik tersebut di duga kuat memiliki keterkaitan erat dengan kasus suap dimaksud,” tuturnya. Rabu, (25/05/2022).

Adapun Kasus tersebut Tim Penyidik KPK, telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus suap gratifikasi atau janji pemberian hadiah, ketiga orang tersebut adalah:
– Richard Louhenapessy (RL) mantan Walikota Ambon Dua periode.
– Andrew Erlin Hehanussa(AEH). staff Tata Usaha pimpinan Pemkot Ambon
– Amri (AR) Sebagai Pihak Swasta / karyawan Alfamidi Kota Ambon, Ketiga tersangka tersebut di jerat dengan pasal berlapis Undang- undang Tindak Pidana Korupsi/KPK . (Arba Ode/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi