Terkait Jembatan Putus di Yayasan Kampus 1V Segamit, Ini Tanggapan BPD Kabupaten Muara Enim

Terkait Jembatan Putus di Yayasan Kampus 1V Segamit, Ini Tanggapan BPD Kabupaten Muara Enim


Perbaikan Jembatan Yang Putus

Muara Enim,L7.ID – Menanggapi hal tersebut,Tim Pemerintah Kabupaten Muara Enim, yang terdiri dari BPBD dan DPUPR berdasarkan Surat Tugas Sekretaris Daerah tanggal 9 November 2021, pada tanggal 11 November 2021 telah meninjau ke lokasi jembatan air endikat yang putus berdasarkan laporan Kades Segamit, melalui surat tgl 4 November 2021.Dari hasil peninjauan lapangan berdasarkan berita Acara bahwa :

  •  Jembatan Air Endikat belum dapat diperbaiki secara permanen oleh DPUPR karena izin prinsip terkait aset yang berada di hutan lindung masih dalam proses
  • Upaya yang dilakukan, masyarakat meminta agar dinas PUPR mendesain jembatan sementara yang terbuat dari besi dan plat.
  • Untuk PT Supreme Energi hanya bisa membantu material seperti besi, pipa, gorong gorong dan peralatan teknis lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam pengerjaan jembatan.Minggu (29/05/2022)

Mayarakat Segamit cuma merasa ada ke anehan dengan pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Jembatan Air Endikat belum dapat diperbaiki secara permanen oleh DPUPR karena izin prinsip terkait aset yang berada di hutan lindung masih dalam proses,

Menurut warga yang tidak mau di sebutkan nama nya jalan dan jembatan tersebut suda sangat lama di bangun ,bahkan di bangun Oleh ABRI Masuk Desa,(AMD)dan jalan nya sebagian suda di cor beton oleh pemerintah , dan kalu tidak ada izin dari kehutanan kenapa masyarakat berani membuka perluasan perkebunan di sekitar air endikat .

Dalam hal ini masyarakat sudah tentu tidak akan berani membuka hutan kalau blm ada izin dari Mentri kehutanan dan sampai saat ini pihak dari kehutan belum ada tindakan yang jelas terhadap hutan lindung di seputaran Air endikat.

 

 

 

 

 

 

      Pewarta : Wakil / Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi