Akibat Sering Menghina Orang Tuanya, Anak dibawah Umur Tega Habisi Teman Kosnya

Akibat Sering Menghina Orang Tuanya, Anak dibawah Umur Tega Habisi Teman Kosnya


PEMATANGSIANTAR, LIPUTAN7.ID Sidang Kasus kematian Iman Sidabutar (18) pekerja Gudang sayur di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, berjalan dengan lancar. Pada Sidang ini pelaku DS (17) didampingi kuasa hukum Josia Mangihut T Manik SH. Selasa, (30/5/2022).

Untuk Diketahui, Penangkapan terhadap DS dilakukan Jatanras Reskrim Polres Simalungun kurang dari 24 jam setelah peristiwa pembunuhan terjadi.
Ia ditangkap dalam pelariannya ke Bandar Khalifah, Wilayah Hukum Polres Tebingtinggi.

Sebelumnya, diduga menjadi korban pembunuhan, seorang Pria diketahui warga Sibaganding Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.

Korban, Iman Sidabutar (18) ditemukan tewas bersimbah darah oleh kerabatnya di salah satu kamar kos-kosan di Jalan Merdeka Atas, Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Minggu (8/5/2022).

Beberapa Fakta yang terungkap di persidangan, Pelaku DS sering meminta rokok dan uang kepada korban. 3 Minggu sebelum kejadian korban sering menghina dengan mengatakan ingin membeli ibu pelaku dan itu sudah sering terjadi hingga 5 kali.

Berdasarkan pengakuan Pelaku DS yang menghabisi temannya sendiri ternyata bermotifkan karena sakit hati.

Dalam persidangan saat ditanya apakah memang pembunuhan ini direncanakan, pelaku mengaku fikirannya sedang kosong dan melakukan nya secara spontan dan tidak merencanakannya. Hal itu dibuktikan dengan alat yang dipakai adalah pisau yang berada dirumah itu.

Saat ditanya, Pelaku menyatakan sangat menyesali perbuatannya karena harus terpisah dari orangtuanya. Dari informasi yang didapat dari ibu pelaku, Pelaku adalah anak pertamanya dan sudah putus sekolah sejak kelas 1 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan menjadi tulang punggung keluarganya.

(Wandy/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi