Kades Di Grobogan Digrebek Warga Saat Tengah Asyik Berselingkuh

Kades Di Grobogan Digrebek Warga Saat Tengah Asyik Berselingkuh


GROBOGAN, LIPUTAN7.ID Kepala Desa (Kades) Pulutan Kecamatan Penawangan Grobogan berinisial (D), digerebek warganya gegara masuk ke rumah selingkuhannya berinisial (I) tengah malam di Desa Pulutan Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Warga setempat yang sempat curiga terhadap ulah Kades langsung menggruduk lokasi. Setelah menunggu sekitar satu jam akhirnya Kades keluar dari rumah selingkuhannya. Kemudian warga melakukan penangkapan.

“Warga geram lalu mengarak sang Kades ke ketua RT setempat untuk dimintai keterangan oleh warga,” ujar Suwarjo (55) warga setempat. Selasa, (31/5/2022).

Tidak sampai di situ, puluhan warga kemudian mengawal suami selingkuhan kades, Ahmad Husaeri mendatangi Polres Grobogan untuk melaporkan tindakan bejat sang kades bersama istrinya.

Setelah diklarifikasi, Kades mengakui kesalahannya dan mengaku hilaf, ia juga meminta perlindungan terhadap warga untuk tidak dihakimi.

Tak lama kabar tersebut kemudian menyebar ke warga lainnya, hingga menyulut emosi warga hingga Selasa 31/5/2022 warga mengeruduk Balai Desa Pulutan.

“Tujuannya untuk melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan, saya sebagai saudara korban tak terima dengan ulah kades tersebut,” ujarnya.

Saat penggerebekan berlangsung, suami Indah sedang bekerja di Palembang sejak tiga minggu lalu. Warga kemudian menghubungi Husaeri dan mengabarkan bahwa istrinya telah digrebek warga karena kedapatan selingkuh dengan kepala desanya.

Apalagi lanjutnya, bertamu tengah malam padahal kondisi suami tidak di rumah.

“Kakak saya mati-matian kerja di luar Jawa malah istri di rumah seperti itu,” sesalnya.

Rencananya masalah tersebut akan dilaporkan kepada pihak berwajib agar mendapatkan keadilan.

Menurut informasi warga lainnya, Kades pernah kepergok warga saat melakukan kasus yang sama dan mendapatkan maaf warga.

“Kok diulangi lagi, apa pantas kades sebagai pengarep seperti itu,” jelasnya.

Sesampainya di balaidesa warga tak bertemu dengan kepala desa, lantaran ada kegiatan di pengadilan.

Husaeri yang dikawal puluhan warga Pulutan kemudian mendatangi Polres Grobogan pada Selasa 31/5/2022 siang. Setiba di kantor polres, polisi yang berjaga di pintu gerbang berusaha menghalau puluhan warga yang hendak ikut masuk ke dalam ruangan.

Warga berharap pihak kepolisian dapat memberikan ganjaran sesuai apa yang dilakukannya.

(Puji S/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi