Pemerintah Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan Kunjungi KIHT Pamekasan

Pemerintah Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan Kunjungi KIHT Pamekasan


PAMEKASAN, LIPUTAN7.ID Kelompok industri hasil tembakau KIHT mendapat kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam kunjungan tersebut Luthfi Halide Wakil Bupati Soppeng menyampaikan, industri tembakau di Pamekasan sangatlah bagus dan pemasarannya cukup besar. Studi banding kali ini salah Satunya yaitu meningkatkan hasil produksi petani tembakau, pemasaran, pengelolaan industri, serta pengelolaan DBHCT (Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau) di Kabupaten Soppeng.

Luthfi menambahkan, Produktivitas hasil tembakau di Kabupaten Pamekasan setiap hari meningkat begitu pula dengan sistem tata kelolanya.

“Soppeng sendiri saat sedang memantapkan diri untuk selangkah lebih maju dari sebelumnya. Setelah studi banding selesai Pemkab Soppeng akan melakukan inovasi, tata kelola terbaru dari pembelajaran saat ini,” tambah Wabup Soppeng.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan, Revolusi industri itu menghendaki perubahan akselerasi inovasi pendekatan cara yang baru untuk kemudian mendorong model pemerintahan yang akselerasinya dan kolaborasi nya lebih maju. Dengan pola sistem kepemerintahan yang baik nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Terimakasih banyak pemerintah Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan telah berkunjung ke pamekasan semoga ilmu dan tata kelolanya bermanfaat untuk kemajuan di era reformasi birokrasi saat ini,” ucapnya.

Sementara itu, pantauan di lokasi hingga memasuki Bulan Juni pembangunan KIHT tidak kunjung rampung dikerjakan meski sudah melampaui batas target yang ditetapkan.

KIHT Pamekasan berdiri di atas hamparan tanah seluas 2,5 hektare, di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan. Pembangunan KIHT tahap pertama diperkirakan menelan dana Rp 3,5 miliar yang bersumber dari dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT). (Idrus/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi