Pemkab Tapanuli Tengah Adakan Bimtek, Ketua DPW Pakar : Kenapa Ada Kostum Yang Bertagar BADAR?

Pemkab Tapanuli Tengah Adakan Bimtek, Ketua DPW Pakar : Kenapa Ada Kostum Yang Bertagar BADAR?


SUMATERA UTARA, LIPUTAN7.ID Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara mengadakan Bimtek dengan Anggaran APBD. Namun perlu dipertanyakan karena memakai baju bertagar BADAR.

Diketahui, Pemkab Tapanuli Tengah mengadakan Bimtek di 2 lokasi yang berbeda yaitu di Hotel Danau TOBA dan Hotel Radisson dari Tanggal 1-4 Juni 2022.

Ketua DPW LSM PAKAR Provinsi Sumatera Utara, Ir. Linceria Nainggolan saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa dirinya sangat heran saat melihat berlangsungnya acara Bimtek tersebut dimana pesertanya memakai Baju yang bertagar BADAR.

“Ada apa ini? Pada acara Bimtek yang Anggarannya diduga dari APBD namun memakai Baju bertagar Badar,” ucapnya yang dilontarkan oleh Ketua DPW LSM PAKAR Prov. Sumatera Utara Ir. Linceria Nainggolan kepada awak media langsung pada waktu dilokasi pelaksanaan Acara Bimtek tersebut, Kamis, (2/06/2022) pukul 11.30 WIB.

Mobil Bertagar BADAR Yang Diduga Ada Di Lokasi Bimtek
Mobil Bertagar BADAR Yang Diduga Ada Di Lokasi Bimtek

Ir. Linceria menambahkan, bahwa patut Diduga ada indikasi curi start kampanye BADAR. Hal itu terlihat dari kostum dan Mobil yang dibranding BADAR 2 periode.

“Kondisi Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini mengharuskan kita untuk tetap mengikuti protokol kesehatan namun pelaksanaan Bimtek tersebut peserta banyak yang mengabaikan prokes dan tidak menggunakan masker padahal ketentuan prokes harus menggunakan masker bila diruang tertutup,” jelasnya.

“Pelanggaran ketentuan ini sepantasnya memberikan teguran kepada panitia penyelenggara acara, bahkan pelaksanaan Bimtek mengikutsertakan / membawa anak2 yang tidak lazim dilakukan,” tandasnya.

Lanjut Linceria, saat memantau di 2 Hotel yaitu Hotel Danau TOBA dan Hotel Radisson di Medan Sumatera Utara memang patut mendapat perhatian dan memberikan sanksi atas pelaksanaan Bimtek tersebut, mengingat Bimtek tersebut terkesan menghamburkan Anggaran dan terkesan curi start kampanye.

Hasil pemantauan media melalui pengakuan peserta yang tidak mau disebutkan namanya, ada beberapa peserta yang tidak menggunakan baju BADAR menyatakan, bahwa dia tidak memakai baju tersebut karena dia menyadari itu adalah menyalahi aturan. Lebih ironisnya lagi ada peserta yang tidak memahami dan tidak mengetahui tujuan acara tersebut karena dia hanya diajak oleh oknum yang tidak memberikan informasi apapun tentang acara tersebut namun dia difasilitasi menginap di hotel dan semua keperluan acara dan kelengkapan baju BADAR diberikan kepada peserta tersebut.

“Lantas yang menjadi pertanyaan, untuk apa Pemkab mengeluarkan Anggaran yang fantastis kalau tujuan dan manfaat program Bimtek tidak berdampak bagi Pemkab,” tuturnya sambil bertanya-tanya.

(Robinsius/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi