PETI Di Bumi Kerinci Ditutup, Air Sungai Batang Merangin Kembali Jernih

PETI Di Bumi Kerinci Ditutup, Air Sungai Batang Merangin Kembali Jernih


JAMBI, LIPUTAN7.ID Tim Polres Kerinci terjun langsung ke lokasi melihat kondisi sungai di perbatasan Kabupaten Kerinci dengan Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho S.I.K,.MH melalui Kasat Reskrim IPTU Edi Mardi Siswoyo, SE,.MM saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa tidak dibenarkan adanya penambangan ilegal dan aktivitas ilegal seperti PETI di bumi Kerinci ini, Jika masih ada aktivitas seperti ini silahkan lapor ke Polisi atau Polsek terdekat,kami dari Polres Kerinci akan memberhentikan dan menutup aktivitas yang ilegal tersebut.

Akibat ulah pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin ( PETI ) sungai menjadi keruh, dan Setelah Polres Kerinci ke lokasi di wilayah Penetai Kecamatan Batang Merangin tidak adalagi kegiatan ilegal yang dilakukan oleh oknum, sehingga air yang mengalir sudah bersih,sungai yang sebelumnya keruh kini sudah bersih dan bening. Masyarakat sangat berterimakasih terhadap upaya yang dilakukan Polres Kerinci.

Kasat Reskrim IPTU Edi Mardi Siswoyo menghimbau kepada seluruh masyarakat Kerinci dan Kota Sungai Penuh, mari saling menjaga Bumi Kerinci ini, Tidak ada lagi aktivitas seperti Ilegal Logging, Peti, dan sayangilah alam ini, apalagi hutan lindung Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) saat ini menjadi paru-paru dunia untuk ketersediaan oksigen bagi umat manusia di tengah menyusutnya hutan konservasi yang ada di dunia, Kawasan TNKS sendiri pada 2004 telah ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia (world heritage site), yang di dalamnya terdapat berbagai kekayaan flora dan fauna dilindungi agar tetap lestari hingga ke anak cucu kita nantinya.

Di tempat terpisah Helmi Muid Gelar Dpt Muaro Langkap jabatan ketua lembaga Adat Depati Muaro langkap Tamiai saat di konfirmasi via pesan singkat WhatsApp mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Kerinci beserta jajarannya.

“Sebelumnya Dari hasil musyawarah lembaga Adat dan anak jantan anak batino dengan hasil mengirim surat tujuan Bapak Kapolres Kerinci, TNKS, Kesbangpol, Kapolsek Dan lain-lainnya Tentang penambang mas tanpa izin di Penetai, Kami lembaga Adat Depati muaro langkap mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Sabhara, Kasat Intel , Kbo Intel, Kapolsek Batang Merangin dan seluruh jajaran yang telah turun kelokasi juga memberi Arahan baik,” ucapnya.

Ketua Depati Muaro Langkap juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pelaku yang merukan hutan TNKS.

“Kami sangat kecewa atas rusak bekas PETI, semoga Hutan tersebut bisa kita Lestarikan secara bersama,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi