NP Dan AO Selaku Tersangka Diperiksa Secara Intensif

NP Dan AO Selaku Tersangka Diperiksa Secara Intensif


MINAHASA TENGGARA, LIPUTAN7.ID Kasus pencurian dan penggelapan aset Perusahaan PT. Bangkit Limpoga Jaya (BLJ) Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara, memasuki proses penyidikan, hal ini terlihat melalui tahapan pemeriksaan, yaitu adanya berita acara pemeriksaan(BAP) sebagai tersangka yang dilakukan oleh pihak Polsek Malalayang. Kamis, (2/6/2022).

Oknum perusahaan yang terseret dalam kasus ini antara lain Nofri alias NP dan Agus alias AO, merupakan karyawan aktif yang bekerja di perusahaan PT. Bangkit Limpoga Jaya (BLJ)

Motif apapun yang melibatkan NP dan AO, hingga saat ini tidak dapat ditolerir oleh pihak management perusahaan, sebagaimana disampaikan Mr Lieu selaku pimpinan PT BLJ, maka oknum-oknum tersebut akan terus dilakukan pemeriksaan berdasarkan laporan yang telah dilakukan kepada pihak berwajib di Polsek Malalayang Manado.

Johan Lintong salah satu pihak perusahaan menjelaskan, PT. BLJ sangat serius menyikapi perbuatan yang melibatkan orang dalam perusahaan jika karyawan yang dipercaya justru melanggar aturan perusahaan, bahkan telah mengakibatkan pihak perusahaan dirugikan.

“Padahal hingga peristiwa pencurian dan penggelapan terjadi, oknum-oknum tersebut tetap diperhatikan pihak perusahaan, misalnya terkait gaji selaku karyawan tetap diberikan, sehingga hal ini sangat disesalkan,” tutur Lintong.

“Untuk itu proses hukum tetap berlangsung, karena apa yang mereka lakukan patut diduga memiliki maksud terselubung terhadap perusahaan yang sangat merugikan perusahaan. Sekali lagi, apapun motifnya, pihak perusahaan tidak akan mentoleransi sikap dan perbuatan oknum NP dan oknum AO,” tandas Lintong.

Sementara itu pihak Polsek Malalayang membenarkan yang mana telah dilakukannya BAP secara intensif kepada NP alias Nofly dan AO alias Agus.

“Memang benar, oknum NP dan AO yang dilaporkan telah di BAP dan terancam kurungan penjara sesuai mekanisme hukum,” ucapnya.

Oknum NP telah mengakui perbuatannya yang mana dari beberapa aset yang dilaporkan kepada pihak Polsek Malalayang seperti ; TV, Sepeda Biasa, Sepeda Gym, Kendaraan Roda Empat jenis Ford Station Wagon, dan barang-barang lainnya yang telah diambil secara melawan hukum dari Kantor milik Perusahaan PT BLJ yang berlokasi di Citraland Manado ke Rumah pribadinya. (Michael/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi