AKBP Fernando Takjub Dengan Sambutan Plt Walikota dan Forkopimda Pematangsiantar

AKBP Fernando Takjub Dengan Sambutan Plt Walikota dan Forkopimda Pematangsiantar


PEMATANGSIANTAR, LIPUTAN7.ID Kota yang sejuk, punggung berbukit, dengan luas 80.000 meter persegi, 8 Kecamatan dan 53 Kelurahan, serta jumlah penduduk terakhir 270 Ribu jiwa, itulah Kota Pematangsiantar, hal itu disampaikan Plt Walikota Pematangsiantar dr.Susanti Dewayani.Sp.A dalam sambutan pada acara Silaturahmi dengan Kapolres Kota Pematangsiantar AKBP Fernando.SH.SIK di Rumah Dinas Walikota Pematangsiantar Jalan MH.Sitorus, Pematangsiantar.

Plt.Walikota juga mengucapkan Selamat datang kepada Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando.SH.SIK beserta ibu, selamat bertugas dan selamat mengabdikan diri di Kota Pematangsiantar, kota yang sejuk dengan motto Sapangambei Manotok Hitei, yang berarti bergotong royong untuk tujuan mulia.

Kota Pematangsiantar beberapa waktu lalu pernah menjadi Kota Paling Toleran di Indonesia, walaupun sertifikat penghargaan tidak ada.

“Namun perlu diketahui, Kota Pematangsiantar tetap masih toleransi sampai hari ini juga,” tegasnya.

Hal tersebut, lanjutnya, bisa dilihat di dalam keanekaragaman seluruh masyarakat Pematangsiantar yang merupakan miniatur Indonesia. Sebab suku bangsa yang ada di Indonesia tentu ada di Kota Pematangsiantar.

“Tingkat toleransi di Kota Pematangsiantar dinyatakan turun. Tapi perlu kita ketahui, bukan turun. Namun ada yang lebih toleran lagi. Padahal sebelumnya mereka yang meraih tersebut pernah belajar di Kota Pematangsiantar,” jelasnya.

Kota Pematangsiantar adalah ‘Kawah Condrodimuko’. Artinya pejabat- pejabat yang datang di Kota Pematangsiantar adalah pejabat-pejabat yang hebat dan luar biasa, kalau orang sudah pernah bekerja dan menjabat di Kota Pematangsiantar, begitu selesai dan lulus dari Kota Pematangsiantar, dan kemudian akan ditempatkan di seluruh Indonesia, maka dengan mudah akan survive di tempat yang baru. Sebab sudah ditempah di Kota Pematangsiantar. tutur Plt Walikota Pematangsiantar dr.Susanti Dewayani.Sp.A.

Disampaikannya juga, seluruh aparatur Pemerintah Kota Pematangsiantar dan seluruh elemen masyarakat siap berkolaborasi dan bersinergi dengan jajaran TNI dan Polri untuk mendukung suasana kondusif di Kota Pematangsiantar, dan akan mendukung semua kegiatan yang tujuannya untuk perbaikan dan kemajuan Kota Pematangsiantar.

Sementara itu Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando.SH.SIK merasa takjub dengan sambutan luar biasa dan acara perkenalan yang digelar Plt Walikota Pematangsiantar bersama Forkopimda dan elemen masyarakat. Menurut AKBP Fernando, baru kali ini ia disambut dengan kehormatan besar. Padahal bukan baru kali ini ia menjabat Kapolres.

Acara Silaturahmi dan Perkenalan Kapolres Kota Pematangsiantar yang baru, AKBP Fernando.SH.SIK digelar di rumah dinas Walikota Pematangsiantar, Jalan MH Sitorus, Sabtu (4/6/2022) malam. Acara dirangkai dengan pemakaian pakaian adat Simalungun oleh Partuha Maujana Simalungun (PMS) Kota Pematangsiantar kepada AKBP Fernando.SH.SIK dan istri.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando SH SIK didampingi istri dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, terutama kepada Plt Walikota Pematangsiantar dr.Susanti Dewayani.Sp.A yang sudah bersedia membuat acara Silaturrahmi dan Perkenalan.

“Ini satu kehormatan besar bagi kami untuk menjadi warga baru di Kota Pematangsiantar. Meski kami sudah menjadi Kapolres sebelumnya, tapi kami belum pernah diadakan dan diperlakukan seperti ini dengan luar biasa dari seluruh Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan para pimpinan OPD di jajaran Pemerintah Kota Pematangsiantar, serta kalangan insan pers yang sangat welcome menerima kami di Kota Pematangsiantar,” terangnya.

Diakui AKBP Fernando SH.SIK, ini kali pertama ia bertugas di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Sehingga merupakan hal yang luar biasa dan pengalaman baru baginya.

“Para senior mengatakan, kalau kamu sudah lulus di Sumatera Utara khususnya di Kota Pematangsiantar, Insya Allah ke depan menghadapi tantangan di tempat lain kamu akan bisa menghadapinya. Ini yang menjadi tantangan buat kami, karena kami pelajari dan mendapatkan informasi bahwa dinamika masyarakat di Pematangsiantar sangat tinggi yang namanya perbedaan. Kemudian kerukunan antar umat beragama di Kota Pematangsiantar sangat tinggi, sehingga ini menjadi modal kami jika menghadapi tugas di lapangan,” sebutnya.

Intinya, lanjut AKBP Fernando.SH.SIK, sebagai aparat kepolisian, ia tidak bisa berdiri sendiri dan bekerja sendiri.

“Kami sangat bergantung kepada seluruh elemen masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan masyarakat Kota Pematangsiantar. Karena tugas menjaga kamtibmas adalah tugas bersama. Bukan hanya Polri. Tanpa kesadaran masyarakat, saya rasa tidak mungkin bisa menjaga situasi Kota Pematangsiantar kondusif dengan keterbatasan yang ada. Jadi mohon dukungan Forkopimda tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pemerintah khususnya Kota Pematangsiantar. Yang penting kolaborasi antar sesama Forkopimda dalam melaksanakan tugas dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Mewakili tokoh masyarakat, Rhodian Purba, menyampaikan, dinamika Kota Pematangsiantar seperti yang dikatakan AKBP Fernando.SH.SIK merupakan kehebatan Kota Pematangsiantar. Dinamika masyarakat Kota Pematangsiantar, katanya, memang sangat tinggi.

“Kami mewakili tokoh masyarakat siap mendukung dan berkolaborasi dengan bapak Kapolres,” tungkasnya.

Sementara mewakili Forkopimda Pematangsiantar, sambutan disampaikan Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH. Ia mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kapolres Pematangsiantar yang baru, AKBP Fernando.SH.SIK.

“Perlu kami sampaikan, selama ini sinergitas Forkopimda berjalan dengan baik. Kami yakin dengan kehadiran Kapolres yang baru, sinergitas Forkopimda ini dapat lebih kita tingkatkan lagi, demi peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan Kota Pematangsiantar sesuai tupoksi kita,” ucapnya.

“Siantar ini memang sedikit unik, dan tidak perlu kami jelaskan lagi, karena tadi sudah disampaikan oleh mewakili tokoh masyarakat,” tandasnya.

Turut hadir, Ketua Dekranasda Kota Pematangsiantar H Kusma Erizal Ginting
Kapolres Pematangsiantar, Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Luqman Arief, Danrindam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Budhi Utomo SIP, Kajari Kota Pematangsiantar Jurist Precisely Sitepu SH MH, Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar Afrizal Hady SH MH, mewakili Dandim 0207/Simalungun Kapten Inf Charles Tarigan, mewakili Dandempom I/1 Pematangsiantar Kapten CPM Sukarto Sembiring, Dan Yonif 122/Tombak Sakti Letkol Inf Antony Tri Wibowo, mewakili Danki Brimob Subden 2B Pematangsiantar, Ketua Pengadilan Agama Kota Pematangsiantar Asri Handayani SHI ME, Ketua MUI Kota Pematangsiantar Drs HM Ali Lubis, Sekda Kota Pematangsiantar Budi Utari Siregar AP, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar, Teuku Munandar, para Staf Ahli Wali Kota, Asisten, serta pimpinan OPD se-Kota Pematangsiantar, para pimpinan BUMN, BUMD, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pengurus ormas yang ada di Kota Pematangsiantar.

(Josia Manik/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi