Miris, Desa Surodadi Bakal Tenggelam Jika Tidak Segera Diatasi Masalah Abrasi

Miris, Desa Surodadi Bakal Tenggelam Jika Tidak Segera Diatasi Masalah Abrasi


JEPARA, LIPUTAN7.ID Desa Surodadi salah satu Desa di Kecamatan Kedung, Jepara, saat ini kondisinya sangat menghawatirkan Jika tidak segera di atasi oleh Pemerintah, bakal tenggelam dampak dari abrasi.

Hal itu disampaikan oleh Zainul Iksan Kepala Desa Surodadi pada awak media liputan7.id saat investigasi ke bibir pantai Desa Surodadi Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Senin, (7/6/2022).

Zainul iksan di dampingi Kamituwo Desa Sunarto di lokasi mengatakan, Dari luas Desa 493 Hektar yang sudah terkikis abrasi yaitu di Dusun Bandengan antara lain RT,18,19 dan 20 RW 6 dengan panjang sekitar 300 meter dari bibir pantai sekarang ini.Di jelaskan pula 3 RT tersebut telah hilang menjadi lautan sejak tahun ’70 an yang sebagian sudah tanah bersertifikat.

Zainul menjabat Kepala Desa sejak tahun 2012 sampai sekarang. Desa Surodadi yang terkikis abrasi di batasi oleh sungai Panggung dan sungai Kaligawe yang berjarak sekitar 1,3 Km.

“Sebagai antisipasi terjadinya abrasi yang berkelanjutan maka perlu di buatkan Jetty atau Pemecah ombak (Breakwater) di muara sungai Kaligawe dengan segera mungkin mengingat ombak gelombang laut yang semakin mengikis habis bibir pantai, sebagai contohnya Desa Bulak mengalami bedol desa dikarenakan tenggelam yang sekarang menjadi Desa Bulak Baru, dan itu jangan sampai di alami oleh Desa Surodadi dan sekitarnya,” harapnya.

“Dengan di buatkan Jetty di muara sungai Kaligawe maka akan terbentuk sedimen atau endapan lumpur/pasir,” imbuhnya

Pemecah ombak (Breakwater) merupakan prasarana yg dibangun buat memecahkan ombak/gelombang, dengan menyerap sebagian tenaga gelombang. pemecah gelombang dipergunakan buat mengendalikan abrasi yg menggerus garis pantai.

Sementara Kamituwo Desa Surodadi menambahkan, Sebagaian besar penduduk Desa Surodadi adalah petani tambak garam dan nelayan, sangat berharap kepada Instansi terkait untuk bisa mengatasi permasalah abrasi jika di biarkan maka lambat laun tambak akan hilang terkikis oleh gelombang ombak.

“Untuk itu harapan kami sebagai yang di tuakan di Desa Surodadi berharap dengan sangat melalui Pejabat (Pj) Bupati dan Instansi terkait untuk memperhatikan permasalahan di Desa kami,” pungkasnya.

(Edy Putra/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi