Diduga Ada Main Mata, DPMPTSP Pematangsiantar Keluarkan Izin IMB Perumahan Griya Sumberjaya Yang Melanggar Garis Sempadan Sungai

Diduga Ada Main Mata, DPMPTSP Pematangsiantar Keluarkan Izin IMB Perumahan Griya Sumberjaya Yang Melanggar Garis Sempadan Sungai


PEMATANGSIANTAR, LIPUTAN7.ID  Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pematangsiantar, diduga bermain mata dengan pengusaha Developer Perumahan Griya Sumber Jaya yang membangun perumahan dengan melanggar garis sempadan sungai.

Hal tersebut bisa dilihat dari santainya pihak developer yang mengatakan di salahsatu media online bahwasanya mereka membangun perumahan sudah sesuai dengan izin.

Dari kunjungan wartawan bersama Sekda Kota Pematangsiantar Budi Utari didampingi perwakilan Dinas PUPR, Kasatpol PP Robert Samosir beserta rombongan ke lokasi Perumahan Griya Sumber Jaya di Kelurahan Sumber Jaya , Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar beberapa waktu yang lalu terlihat jelas beberapa rumah dibangun dibibir sungai dan melanggar garis sempadan sungai seperti yang telah ditetapkan di Perda Kota Pematangsiantar No.1 Tahun 2013 yaitu Kawasan Lindung yang harusnya dijadikan Ruang Terbuka Hijau meliputi sempadan sungai-sungai kecil yang ada di Kota Pematangsiantar salah satunya adalah yang melintasi Kelurahan Sumberjaya.

Namun sejak kunjungan Pemerintah Kota Pematangsiantar yang lalu itu hingga kini tidak ada tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam hal ini Penegak Perda Satpol PP Pematangsiantar. Semua terkesan diam dan buang badan. Termasuk pihak DPMPTSP Kota Pematangsiantar.

Ada dugaan saat diterbitkannya izin di tahun 2018, Pihak developer ada main mata dengan DPMPTSP Kota Pematangsiantar, sehingga bisa terbit Izin Mendirikan Bangunannya.

Saat dikonfirmasi kepada Kabid DPMPTSP Fanny Sidauruk yang ditemui di tempat kerjanya membenarkan, jika izin mendirikan bangunan memang dikeluarkan oleh mereka dan fanny mengaku saat diterbitkan izin itu bukan dia yang menangani karena izin itu terbit di tahun 2018.

Menurut Fanny, DPMPTSP mengeluarkan izin pembangunan, karena seluruh prasyarat untuk pengajuan izin telah lengkap termasuk dokumen-dokumen lainnya yang di perlukan.

“Kita hanya menerbitkan izin. Jika seluruh persyaratan lengkap, langsung diproses, Coba abang tanya ke pihak PUPR, Karena biasanya mereka yang melakukan kajian layak atau tidak layak suatu tempat untuk dibangun sebelum diterbitkan izin,” tutup Fanny.

Hingga berita ini diterbitkan Kapala Dinas PMPTSP Kota Pematangsiantar Agus Salam.SE dan Plt Kadis PUPR Kota Pematangsiantar Dedy Tunasto Setiawan belum berhasil di konfirmasi.

(Zulfandi/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi