Masuki Musim Panen, Petani Kopi Di Kabupaten Muara Enim Keluhkan Harga Murah

Masuki Musim Panen, Petani Kopi Di Kabupaten Muara Enim Keluhkan Harga Murah


MUARA ENIM, LIPUTAN7.ID Petani kopi disejumlah Kecamatan dan Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan kini mulai memasuki masa panen.

Namun disaat memasuki masa panen harga kopi murah dikisaran harga Rp. -20,000. dari sebelumnya dikisaran harga Rp. 21,000 – Rp. 22,000/kilogramnya.

Dengan harga tersebut, dikatakan Meri(40) warga Desa Aremantai Kecamatan Semende Darat Ulu tentunya sangat dikeluhkan petani.

Meri mengatakan, Karena harga saat ini tidak sebanding dengan harga pokok dipasaran yang serba mahal. Bagaimana tidak dikeluhkan petani harga Sekilo kopi lebih mahal dari harga Gula, minyak sayur, Perkilogramnya.

“Harga kebutuhan sekarang masih tinggi semua belum ditambah perawatan kebun kopinya jadi tidak sebanding kalau harga seperti itu,” ujarnya. Rabu, (08/06/2022).

“Seperti kenaikan pupuk dan racun 2x lipat dari harga biasanya sedangkan harga kopi masih dikisaran Rp. 20.000 perkilogramnya. Sungguh sangat memprihatinkan dan tidak masuk akal,” tandasnya.

Hal senada diungkapkan petani Kopi lainnya yang bernama Apri (45) mengeluhkan harga kopi saat memasuki panen.

“Tentu kami mengeluh sebagai petani,harapan dan sumber penghasilan kami dari berkebun kopi tapi kalau harga seperti sekarang ini macet kami petani,” ucapnya.

“Kami berharap kepada pemerintah untuk bisa mengatasi harga kopi yang sangat murah ini, agar kehidupan kami dikelas bawah ini akan lebih bersemangat lagi untuk menjadi petani yang sukses dan sejahtera,” harapnya menutup pembicaraannya.

(Wakil/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi