Kecelakaan Maut Akibatkan Seorang Perangkat Desa Meninggal Dunia di Tahunan Jepara

Kecelakaan Maut Akibatkan Seorang Perangkat Desa Meninggal Dunia di Tahunan Jepara


JEPARA, LIPUTAN7.ID Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) telah menewaskan seorang perangkat Desa Fatckhurohman (53) terjadi pada hari Kamis (16/6/2022) sekira pukul 15.00 Wib di km 6 Jalan Soekarno-Hatta Tahunan Kabupaten Jepara Jawa Tengah.

Lokasi kejadian tepatnya 500 meter sebelum Polsek Tahunan bundaran ngabul dari arah Jepara kota. Korban merupakan salah satu Perangkat Desa Tahunan yang berprofesi sebagai Mudin. Korban tewas setelah motor yang ditumpangi terlindas dump truk.

Korban berasal dari Desa Tahunan RT.03 RW.05, ia hendak ke KUA Dari Balai Desa untuk mengurus suatu berkas. Namun na’as ditengah perjalanan yang hampir sampai di KUA mengalami kecelakaan dan menghembuskan nafas terakhirnya. Korban mengalami luka cukup serius karena terlindas di bagian bahu dan tangan.

Kapolsek Tahunan AKP Suyitno, belum bisa memastikan bagaimana kronologi sebenarnya, “Sementara peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan pihak Kepolisian sehingga kronologis sebenarnya belum bisa disimpulkan” ucapannya. Kamis, (16/06/2022).

Dari penelusuran awak media Liputan7.id berhasil mewawancarai sang sopir, kesaksian sopir dump truk berinisial (S) berasal dari Kota Kudus menceritakan kejadian yang menimpa dirinya.

Sopir dump truk menjelaskan bagaimana awal mula kejadian itu, “saya sedang melaju dengan kecepatan kurang lebih 23 km/jam dan tidak sampai 30 Km/jam, karena saya sedang muatan berat, jenis muatan yang saya angkut sejenis material alam yaitu batu, tapi tiba-tiba sikorban terjatuh persis dipinggir mobil dan masuk tepat pada roda bagian belakang,” jelasnya.

Sebelumnya korban sempat menabrak kaleng rambu yang di taruh di bahu jalan oleh warga guna memberi tanda bahwa ada sesuatu yang harus dihindari yaitu gundukan material pasir.

“Korban yang menggunakan sepeda motor jenis matic honda beat sempat terseret hingga sejauh kurang lebih 10 meter,” ungkapnya dengan muka pucat.

“Saya langsung berhenti dan menyalakan lampu bahaya lalu saya minggir, saya turun dan melihat korban sudah berada di kolong mobil, saya harus tanggung jawab dan saya Insya Allah tidak lari,” tambahnya dengan tegar.

Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit guna dilakukan autopsi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, dengan mengunakan Ambulance dari Puskesmas Tahunan yang kebetulan memang sangat dekat antara lokasi kejadian dengan Puskesmas.

Petinggi Desa Tahunan Muhadi mengatakan, “korban sore tadi setelah absen di balai desa pamit untuk ke KUA Tahunan untuk mengurus pernikahan salah satu warga desa.
Kami semua kehilangan, sebab almarhum adalah perangkat desa yang sangat rajin, berdedikasi dan suka membantu warga,” papar Muhadi.

“Direncanakan pemakaman bapak 3 orang anak ini akan dilakukan malam ini jam 20.00 Wib,” tandasnya.

Diketahui, Pihak keluarga korban sangat histeris dan bahkan ada yang pingsan, yang diduga anak dari korban, semoga mereka ikhlas dan tabah dengan kejadian ini.

(Edy Putra/Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi