Waduh! Judi Togel Diduga Marak Beroperasi Di Kecamatan Siantar Utara Dan Timur

Waduh! Judi Togel Diduga Marak Beroperasi Di Kecamatan Siantar Utara Dan Timur


PEMATANGSIANTAR, LIPUTAN7.ID  Perjudian telah menjadi fenomena di masyarakat. Ada berbagai macam jenisnya dan dilakukan mengikuti strata sosial pelakunya. Salah satu jenis judi itu adalah Toto Gelap (togel) yang kini kehadirannya semakin marak di Kecamatan Siantar Utara dan Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Para Bandar Judi Togel ini diduga terlihat bebas beroperasi tanpa mendapat tindakan dari Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Pihak Kepolisian.

Menurut Keterangan JK Purba warga Jalan Patimura, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar kepada wartawan mengatakan, bahwasanya judi togel yang saat ini marak beredar di Kecamatan Siantar Timur adalah diduga milik Praypone Siregar.

“Judi Togel yang beredar di wilayah Kecamatan Siantar Timur ini semuanya setor ke Praypon Siregar bang,” ungkap JK Purba. Senin, (18/7/2022).

“Paling banyak tuh beredar di seputaran jalan dalil tani dan jalan patimura, abang ceklah” ujarnya menambahkan.

Menurutnya, peredaran judi togel yang marak ini semuanya dikendalikan oleh Juar Song dan untuk mengelabui petugas kepolisian Juar Song membuka sebuah Toko Serba Ada (Toserba).

Terpisah, Heri warga Jalan singosari, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar kepada wartawan mengatakan, bahwasanya Perjudian jenis togel ini juga marak beroperasi di daerahnya.

“Bukan di Siantar Timur aja marak bang, di siantar utara ini pun diduga gila-gilaan bebas beroperasi, hampir diseluruh kedai kopi yang ada di siantar utara ini pasti ada penulis togelnya, tapi paling banyak ya di jalan nagur” ungkap heri dengan nada kesal.

Menanggapi maraknya perjudian togel yang marak ini, Heri berharap agar Aparat Penegak Hukum segera bertindak untuk menangkap para bandar judi dan penulisnya ini.

“Saya mohon kepada polisi, tolong buka mata dan hati, udah marak kali togel beredar. Tolong di berantaslah, udah resah kali kami” ucapnya

Kapolsek Siantar Timur Iptu Andri Siregar saat dikonfirmasi wartawan terkait hal ini via whatsapp messenger mengatakan, akan melakukan penyelidikan tempat-tempat yang menjadi peredaran judi togel yang beroperasi di wilayah hukum Polsek Siantar Timur.

“Kami tetap melakukan penyelidikan tempat-tempat yang diduga menjadi tempat peredaran judi togel di wilayah hukum kami. Selama 7 bulan saya bertugas disini sudah ada beberapa penindakan yang kami lakukan dan berkasnya sudah kami limpahkan ke kejaksaan” tandasnya.

Sementara, Kapolsek Siantar Utara Iptu Herli Damanik.SH saat dikonfirmasi wartawan mengatakan akan memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan penyelidikan.

“Terima kasih atas infonya, kami akan segera melakukan penyelidikan” tegasnya.

Untuk diketahui, dalam kebijakan hukum Pidana di Indonesia, ada beberapa aturan yang bisa diterapkan untuk masalah perjudian ini. Adapun yang bisa diterapkan adalah Undang-Undang No. 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Undang-Undang Hukum Pidana, dan Pasal 303 dan 303 bis KUH Pidana.
Adapun Pasal 303 KUHP menyatakan :

a. Diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah, barang siapa tanpa mendapat izin:

1) Dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencaharian, atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan untuk itu.

2) Dengan sengaja menawarkan atau memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk bermain judi atau dengan sengaja turut serta dalam perusahaan untuk itu, dengan tidak peduli apakah untuk menggunakan kesempatan adanya sesuatu syarat atau dipenuhinya sesuatu tata cara.

3) Menjadikan turut serta pada permainan judi sebagai pencaharian.

b. Kalau yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya, maka dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencaharian itu.

c. Yang disebut permainan judi adalah tiap-tiap permainan, di mana pada umumnya kemungkinan mendapat untung bergantung pada peruntungan belaka, juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih mahir. Di situ termasuk segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain-lainnya yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau bermain, demikian juga segala pertaruhan lainnya.

Berdasarkan penjelasan dari peraturan di atas, dapat disimpulkan bahwa segala macam bentuk perjudian dianggap sebagai kejahatan. Khusus bagi orang yang disebut sebagai Bandar, maka dapat dipahami sebagai pihak yang melakukan perjudian sebagai mata pencaharian sehingga berpotensi diancam pidana maksimal sepuluh tahun penjara. Untuk itu, tak ada salahnya jika Anda segera melaporkan tindak pidana yang berkaitan dengan perjudian ke pihak berwajib bila terdapat di sekitar lingkungan Anda.

(Zulfandi Kusnomo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi