GEMAPRONADI Himbau Masyarakat Untuk Tidak Memilih Walikota Pendukung Maksiat Di Pilkada 2024

GEMAPRONADI Himbau Masyarakat Untuk Tidak Memilih Walikota Pendukung Maksiat Di Pilkada 2024


PEMATANGSIANTAR, LIPUTAN7.ID  Gerakan Masyarakat Anti Prostitusi Narkoba Dan Judi (GEMAPRONADI) yang pada waktu lalu melakukan aksi demo turun ke jalan menuntut agar Pemerintah Kota Pematangsiantar segera menutup semua Tempat Hiburan Malam yang ada di Kota Pematangsiantar menghimbau kepada masyarakat agar kedepannya pada pilkada 2024 agar tidak memilih walikota pendukung kemaksiatan. Hal ini disampaikan Koordinator Aksi Bagus Supranda S.Kom kepada awak media Senin (25/7/22).

Pasalnya Bagus mengaku sangat kecewa terhadap Plt Walikota Pematangsiantar Dr.Susanti Dewayani SpA yang sama sekali tidak menghiraukan tuntutan yang mereka ajukan. Bahkan Asisten I Pemerintah Kota Pematangsiantar Pardamean Silaen yang saat itu menerima perwakilan aksi telah berjanji akan mengundang atau mengabari untuk duduk bersama atau berdiskusi juga hanya bohong belaka. Padahal GEMAPRONADI telah memberikan ultimatum 14 X 24 Jam kepada Pemko Pematangsiantar untuk segera menutup semua Tempat Hiburan Malam yang ada di Kota Pematangsiantar.

Untuk itu, Bagus Supranda mengatakan akan mengerahkan massa dalam jumlah yang lebih besar pada Aksi Jilid II pada hari senin 1 Agustus 2022 nanti.

“Jangankan di tindak, janji asisten I untuk mengundang perwakilan dari aliansi saja hingga hari ini tidak dilakukan. Pemko sama sekali tidak menggubris apa yang menjadi tuntutan kami” ungkap bagus kesal.

“Kecewa banget liat Plt Walikota ini, semoga saja jangan dilantik-lantik deh. Kami menghimbau kepada masyarakat agar kedepannya pada pilkada yang akan datang jangan memilih walikota pendukung kemaksiatan, ayo kita kembalikan citra kota ini sebagai Kota Pendidikan” ucap bagus.

Seperti diketahui, GEMAPRONADI pada 11 juli 2022 yang lalu melakukan aksi demo turun ke jalan. Ada beberapa poin aspirasi yang disampaikan GEMAPRONADI kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar diantaranya:

1. Tutup semua tempat Hiburan malam yang ada di Kota Pematangsiantar karena di duga menjadi tempat peredaran Narkoba

2. Tutup semua tempat pijit plus plus yang diduga sebagai lokasi prostitusi

3. Tertibkan/razia kos-kos an dan perumahan yang diduga lokasi transaksi prostitusi dan kumpul kebo

4. Tangkap semua bandar narkoba dan dirikan posko Bersih Narkoba di jalan teratai kelurahan Simarito Kota Pematangsiantar

5.Tertibkan Perda tentang tempat hiburan malam, Kos kos an, tempat pijit, prostitusi dan judi.

(Zulfandi Kusnomo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi