Diduga Gegara Sengketa Lahan, Pria Tua Dibajeng Habisi Korbannya

Diduga Gegara Sengketa Lahan, Pria Tua Dibajeng Habisi Korbannya


GOWA, LIPUTAN7.ID Seorang pria berinisial (JN) Umur (70) Tahun menyerahkan diri ke Polres Gowa saat usai menganiaya dengan melakukan penikaman terhadap korban bernama (Abd. MDT) Umur (70) Tahun hingga meninggal dunia.

Kejadian tersebut terjadi di Kampung Tebbakang, Dusun Julupamai Desa Paraikatte, Kecamatan Bajeng. Jum’at, (12/08/2022) Kabupaten Gowa, Pukul 07:30 Wita.

Hal tersebut dibenarkan oleh Plt Kasi Humas Polres Gowa Akp Hasan Fadhlyh, SH saat mengunjungi rumah korban dan lokasi kejadian tersebut tepatnya didepan rumah pelaku.

“Jadi jumat pagi tadi benar telah terjadi tindak pidana kasus penganiayaan (penikaman) yang dilakukan oleh pelaku yakni (JN) terhadap korban (MDT), ” ungkap Plt Kasi Humas Polres Gowa.

Plt Kasi Humas Polres Gowa Akp Hasan Fadhlyh menyelesaikan kronologi kejadian tersebut, dimana pada saat itu salah seorang saksi berinisial (JH) melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melihat kejadian tersebut dan melihat korban yakni MDT mengendarai sepeda motor lewat depan rumah pelaku (JN)

“Kemudian korban tiba tiba berhenti dan selanjutnya memutar motor korban didepan rumah pelaku (JN) Selanjutnya saksi juga melihat pelaku keluar dari arah rumahnya dan kemudian menuju ke korban, pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menikam menggunakan benda tajam akhirnya korban terjatuh dari motor,” jelas Kasi Humas Polres Gowa.

Ia menambhakan, setelah korban terjatuh dari motornya. kemudian pelaku masih menikam korban beberapa kali dan saksi melihat kejadian tersebut dan merasa ketakutan, Kemudian (JH) segera pergi untuk meminta pertolongan warga.

Sementara itu Kasi Humas Polres Gowa juga mengatakan, pada kejadian tersebut pelaku mengaku menganiaya korban lantaran adanya permasalahan sengketa lahan (Tanah) milik orang tua pelaku dan korban.

“Jadi ada permasalahan sengketa lahan sehingga pelaku nekat menganiaya (menikam) korban. Dia (Pelaku) juga mengaku pada saat kejadian itu korban juga mengeluarkan senjata tajam yang di selip di pinggangnya langsung menyerang ke arah pelaku akan tetapi pelaku menghindar dan melakukan perlawanan dengan menggunakan parang kecil yang kebetulan dipegangnya sehingga korban mengalami luka tusukan pada bagian dada dan perut,” terangnya.

Tambahnya lagi, setelah melihat korban sudah jatuh tersungkur dan bersimbah darah pelaku kemudian lari meninggalkan TKP dan menyerahkan diri ke Polres Gowa.

Sementara itu, korban langsung dilarikan ke rumah sakit Syech Yusuf dan sesampai di rumah sakit tersebut nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setelah sampai di RS Syech Yusuf.

Dalam kesempatan tersebut, Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh juga menitipkan pesan kepada pihak keluarga yang berduka, serta menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian tersebut.

Selain itu Kasi Humas Mengajak pihak keluarga agar mempercayakan ke pihak yang berwajib untuk penanganan kasusnya, dan dapat menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri yang bisa memicu terjadinya tindak pidana baru.

Pada kejadian tersebut, Polisi mengamankan barang bukti 1 buah motor milik korban dan sebilah senjata tajam yang digunakan pelaku melakukan aksinya. Saat ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan dan proses hukum yang berlaku di Mako Polres Gowa.  (Sahrul Mks)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi