Diduga Bermain Korek Api, Gudang Mebel Dan Dua Rumah Di Banjar Sugihan Surabaya Hangus Terbakar

Diduga Bermain Korek Api, Gudang Mebel Dan Dua Rumah Di Banjar Sugihan Surabaya Hangus Terbakar


SURABAYA, LIPUTAN7.ID Kebakaran yang menghanguskan gudang mebel dan 2 rumah, terjadi di kawasan Banjar Sugihan, Kecamatan Tandes, Surabaya, Senin (12/9/2022) pukul 19.02 WIB.

Diketahui, Kronologi Kebakaran tersebut bermula saat anak kecil bermain korek api, kemudian melempar ke bangunan nomor 49 tersebut didalamnya terdapat bahan yang mudah terbakar seperti, busa/spon kasur, dan kayu, sehingga api dengan cepat melalap isi seluruh bangunan.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut, Tidak hanya menimpa gudang mebel, Tetapi berimbas kepada dua rumah yang berada disekitar bangunan juga tidak luput dari amukan si jago merah, Api pun cepat membesar karena terdapat banyak bahan mudah terbakar seperti tiner dan lem.

Diketahui, pemilik rumah Nomer 47 bernama Ida, warga Jalan Banjarsugihan, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya ini memiliki usaha home industri mebel.
Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun Nur Kholidah, pemilik gudang Nomer 49 ini mengalami syok dan langsung mendapatkan penanganan petugas PMI untuk menjalani perawatan.

Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, S.I.K., M.H. Kapolsek Tandes, Polrestabes Surabaya, mengatakan pihaknya setelah menerima laporan terkait peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah hukumnya langsung bergerak cepat untuk berkordinasi dengan pihak terkait.

“Kita terima laporan, langsung kordinasi dengan petugas baik dari polsek, damkar, ambulans, dan satpol PP untuk menuju ke TKP, mengingat arus lalin macet pada saat itu, petugas dari Lantas Tandes mengurai kemacetan untuk mempermudah masuknya DPKP,” ujarnya

Api berhasil dipadamkan pukul 19.39 WIB. Sedangkan pemadaman selesai dan dinyatakan kondusif pukul 20.31 WIB.

“Alhamdulillah barusan api sudah mulai padam, dan untuk korban jiwa nihil,” pungkasnya.

(Yas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi