Equality Law Firm Sebut Oknum PMII yang Melakukan Dugaan Penganiayaan Telah Menciderai Marwah HMI

Equality Law Firm Sebut Oknum PMII yang Melakukan Dugaan Penganiayaan Telah Menciderai Marwah HMI


SUMENEP, LIPUTAN7.ID Lembaga Equality Law Firm yang dinahkodai oleh Angga Kurniawan SPd, SH, MH sekaligus selaku kuasa hukum keempat aktivis HMI Cabang Sumenep Komisariat Paramadina yang menjadi korban dugaan pengeroyokan dan penganiayaan sejumlah aktivis organisasi ekstra kampus yang belakangan merupakan oknum aktivis PMII yang pada hari Sabtu, (17/09/2022) ikut mendampingi para korban untuk merampungkan BAP Pelapor dan BAP saksi.

 

“Saya selaku kuasa hukum dari Keempat korban dugaan penganiayaan dan pengeroyokan datang mendampingi klien saya untuk merampungkan BAP pelapor dan BAP saksi. Alhamdulillah, berjalan dengan lancar,” ujar Angga Kurniawan Spd, SH, MH saat diwawancarai oleh awak media di halaman Mapolres Sumenep.

 

Advokat jebolan Universitas Brawijaya Malang itu juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Polres Sumenep yang telah bergerak cepat memproses kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap aktivis HMI.

“Pertama, saya sangat mengapresiasi atas kinerja Polres Sumenep, yang telah bergerak cepat dalam memproses kasus ini. Karena menurut Angga, kasus ini sudah viral di kalangan aktifis seluruh Indonesia, di mana HMI merupakan organisasi terbesar yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

 

King AK_21 sapaan akrabnya menilai, bahwa kedatangan oknum aktivis PMII, yang jumlahnya kurang lebih 50 orang ke sekretariat Komisariat HMI Paramadina, yang kemudian berujung terjadinya peristiwa memilukan dan memalukan berupa dugaan penganiayaan terhadap keempat aktivis HMI telah mencabik-cabik kehormatan dan marwah HMI sebagai institusi.

 

“Jadi, saya selaku kuasa hukum korban meminta agar para pelaku diproses hukum yang se-berat beratnya, agar di belakang hari tidak terjadi lagi aksi premanisme yang sangat memalukan ini, Karena sebenarnya kita semua kaum intelektual, yang seharusnya berlomba-lomba dalam menjunjung tinggi nilai-nilai intelektualisme bukan premanisme,” tandasnya.

 

“Saya akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan memastikan pelaku pengeroyokan dihukum yang se-berat-beratnya,” pungkasnya. (Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terkait

terpopuler

Rekomendasi