Tidak Sanggup Membayar Cicilan Sepeda Motornya, Ojol Nekat Berbohong

IMG 20230310 WA0079

MEDAN,LIPUTAN7.ID – Driver ojek online (Ojol) berinisial RAD (18) yang mengaku telah dibegal secara kejam dan sadis menjadi tersangka di Polsek Delitua, Niat buruk pelajar ini diketahui oleh pihak kepolisian,lalu ia pun ditahan hanya sehari semalam.

Warga Jalan Bajak V, Kecamatan Medan Amplas ini merencanakan skenario bahwasanya dia kena begal sehingga sepeda motornya raib.

Tak tanggung-tanggung rencananya ia juga membuat jaket dan kaosnya berlumur darah akibat dibegal untuk meyakinkan pihak Polisi.

Namun rencananya semua itu fiktif belaka supaya ia tak membayar cicilan sepeda motornya yang sudah jatuh tempo.

Dia berharap ketika sudah melapor Polisi atas perampokan maka tidak dikejar oleh leasing untuk membayar cicilan sepeda motornya

Polisi tidak segampang itu yang dia pikirkan untuk membohongi, Pemuda ini pun langsung terancam ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 220 KUHP karena memberikan laporan palsu.

Polisi lalu membeberkan, korban mengaku telah dibegal lalu digebuki sampai berdarah-darah di lokasi perkebunan sepi sekitar SMA Negeri 1 Delitua pada Selasa 7 Maret, malam.

Kemudian keesokan harinya, Rabu sore ia datang bersama ibunya ke Polsek Delitua untuk membuat laporan resmi. Saat datang ia membawa jaket dan kaos yang berlumur darah untuk sebagai barang bukti.

Ketika diinterogasi dan memeriksa jaket dan kaos berlumur darah,Polisi mencurigai karena di tubuh korban tak ada bekas luka

Karena sudah tidak mampu berdalih lagi,driver ojek online ini akhirnya mengakui kesalahannya telah berbohong dan menyusun skenario begal palsu.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka,RAD tidak jadi ditahan dengan suatu alasan masih di bawah umur dan berstatus seorang pelajar yang akan mengikuti ujian akhir sekolah.

Kapolsek Delitua Kompol Dedy Dharma mengatakan kepada tersangka RAD dikenakan harus wajib lapor.

“Pelaku kita tetapkan sebagai tersangka sesuai dengan laporan palsu dan penerapan pasal terhadap pelaku pasal 220 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan penjara.

Untuk sementara nanti kita dalami terkait penanganan daripada laporan ini nanti kita sampaikan dan dia dikenakan wajib lapor,”kata Kapolsek Delitua Kompol Dedy Dharma.

Kompol Dedy menerangkan, tersangka terpaksa berbohong karena tidak mampu untuk membayar cicilan sepeda motor kurang lebih sebesar Rp 1,3 juta perbulan.

Tersangka Sebelum mengaku dibegal,ternyata sepeda motor Yamaha Jupiter MX King berwarna biru hitam sudah disimpan di parkiran terlebih dahulu di RS Swasta di Medan Amplas tidak jauh dari rumahnya tersangka

Setelahnya dia pulang ke rumah dan mengatakan kepada keluarganya dia kena begal.

Menurut keterangan dari tersangka yang didapat polisi, sepeda motor yang dilaporkan hilang dibegal akan dikembalikan lagi ke leasing setelah ia mendapatkan uang muka atau DP yang sebelumnya ia setor.

Sesudahnya dia akan merekayasa lagi kalau sepeda motor tersebut telah ditemukan kembali.

Motif ini ia lakukan karena tidak mampu untuk membayar dan berharap mendapatkan suatu keuntungan dari leasing atas sepeda motor yang hilang.

“Rencananya akan dikembalikan lagi nanti kalau udah diganti DP nya itu. Jadi nanti dia pura-pura menemukan sepeda motor itu lagi, bilang ke pihak leasing.”

Pasalnya,RAD pulang pada Selasa 7 Maret pagi sekitar pukul 05:00 WIB dengan keadaan lemas dan pakaian penuh darah.

Saat itu ia yang baru saja menjalankan ibadah Shalat Subuh kaget bukan kepalang. S, ibu tersangka langsung mengambil segelas air dan menyuruh anaknya itu minum.

Seketika tersangka langsung muntah-muntah dan mengeluarkan cairan merah seperti darah segar dari mulutnya.Belakangan,darah tersebut merupakan lipstik merah.

Atas kejadian ini, ibu tersangka yang bekerja sebagai pedagang kecil-kecilan di rumah meminta maaf kepada Kapolsek Delitua Kompol Dedy Dharma dan para penyidik.

Ia menyadari sempat mendesak polisi untuk segera menerima laporan dan menangkap pelaku yang membegal anaknya

Ia juga berterima kasih karena anaknya bisa pulang dari penjara pada Kamis sore usai ditahan selama seharian.

Ibu nya berharap kepada anaknya tak lagi untuk mengulangi perbuatannya dan bisa mengikuti ujian sekolah besok

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60