Kriminal

Alibi, Tersangka YH Bisa Jadi Bukan Pelaku Kejahatan Ketika Bukti Tidak Lengkap

494
×

Alibi, Tersangka YH Bisa Jadi Bukan Pelaku Kejahatan Ketika Bukti Tidak Lengkap

Sebarkan artikel ini

NIAS SELATAN, LIPUTAN7.ID – Insiden yang menimpa korban LG dan EL sangat menyita perhatian publik dan sejumlah masyarakat yang berada di sekitar wilayah hukum Polsek Lolowau, Polres Nias Selatan, Polda Sumatera Utara, terhadap isu yang menyatakan tersangka YH telah melarikan diri dari pengamanan aparat setempat.

Sementara, kedua korban masih mengalami trauma dan sedang menjalani perawatan.

Dalam peristiwa ini, beberapa tokoh masyarakat beralibi dan berasumsi hingga masuk akal. Seperti pendapat tokoh yang tidak mau disebut namanya mengatakan, bisa jadi tersangka bukan pelaku.

“Meskipun telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka YH yang kini telah melarikan diri dari pengamanan Polsek Lolowau, Polres Nias Selatan, Polda Sumut, pada Minggu (03/09/2023) bisa jadi bukan sebagai pelaku kejahatan terhadap korban RG dan EL pada insiden tersebut ketika pembuktian tidak lengkap,” katanya, pada Rabu (06/09/2023).

Anggapan yang berbeda disampaikan juga oleh tokoh lain, bahwa kunci dalam peristiwa tersebut adalah keterangan dari pada kedua korban.

“Pernyataan dan keterangan dari kedua korban adalah suatu kekuatan bagi aparat penegak hukum (aph) dalam mengusut tuntas kasus ini meskipun melalui beberapa proses,” pungkasnya.

Pada tempat yang berbeda, awak media melakukan konfirmasi langsung di Polsek setempat dalam hal memastikan isu kaburnya tersangka.

Kapolsek Lolowau AKP ADOLF M. PURBA menyatakan bahwa tersangka YH benar telah melarikan diri.

“Terduga pelaku atau tersangka YH benar telah melarikan diri dari pengamanan Polsek. Selaku Leader tidak akan pernah melepaskan tanggung jawab atas kelalaian maupun kesilapan anggota sebagai manusia biasa. Pihak kami masih belum menyerah dan akan terus melakukan pencarian maupun pengejaran terhadap tersangka hingga kembali ditangkap. Dalam hal ini, status dari pada YH masih tersangka dan bukan sebagai tahanan, untuk itu proses penyelidikan akan terus dilakukan,” jelasnya.

“Terkait kurangnya respon terhadap chat rekan-rekan media dikarenakan sedang fokus untuk melakukan penyelidikan kasus yang datang bertubi-tubi dan apalagi jika sedang di lapangan. Jadi, mohon untuk bisa dimaklumi,” tandasnya.