Daerah

Anniversary Ke 5 Tahun RM Layah Kembar Gelar Pengajian Dihadiri Gus Miftah, dan Ribuan Orang

392
×

Anniversary Ke 5 Tahun RM Layah Kembar Gelar Pengajian Dihadiri Gus Miftah, dan Ribuan Orang

Sebarkan artikel ini
Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 5 RM Layah Kembar, Selasa (7/11/2023) bertempat di Dusun Singkar Desa Wareng Kecamatan Wonosari ribuan orang hadir dan memadati Pengajian Akbar.
Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 5 RM Layah Kembar, Selasa (7/11/2023) bertempat di Dusun Singkar Desa Wareng Kecamatan Wonosari ribuan orang hadir dan memadati Pengajian Akbar.

GUNUNGKIDUL, LIPUTAN7.ID – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 5 RM Layah Kembar, Selasa (7/11/2023) bertempat di Dusun Singkar Desa Wareng Kecamatan Wonosari ribuan orang hadir dan memadati Pengajian Akbar.

Pengajian Akbar yang  dihadiri K.H Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah diawali dengan sholawat bersama, hadir juga bintang tamu Woro Widawati dan Mas Dho yang diiringi Grup hadroh Adem Ayem.

Hadir dalam Pengajian Akbar tersebut Kepala Kantor Urusan Agama, Forkopimcam, Kepolisian, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan Ribuan masyarakat dari kota Wonosari Gunungkidul memadati lokasi tempat pengajian akbar dalam rangka Anniversary RM Layah Kembar ke 5.

Dalam sambutanya Lurah Wareng Ariwibowo mengatakan. Antusias masyarakat yang hadir sangat besar terbukti ribuan umat islam hadir di HUT Layah Kembar.

“Semoga bisa jadi Silaturahmi bersama keluarga Layah Kembar, serta semakin maju, lancar dan berkembang usahanya,” tutur Ari Wibowo.

Owner RM Layah Kembar Agus didampingi keluarganya saat pemotongan kue Ulang Tahun ke 5 Tahun (7/11/2023).
Owner RM Layah Kembar Agus didampingi keluarganya saat pemotongan kue Ulang Tahun ke 5 Tahun (7/11/2023).

Dalam Tausiyah ceramahnya Gus Miftah menyelipkan doa agar layah kembar lebih maju dan jauh dari prasangka iri dan dengki dalam persaingan bisnis.

“Seperti kita gambarkan hidup bermasyarakat itu ada di Alquran tentang 3 hewan yang ada saat Nabi Ibrahim terbakar ada cicak semut dan burung,” ucapnya Gus Miftah.

Dia juga mengatakan hidup bermasyarakat itu sebisanya membantu ada lagi yang kelas cicak malah jadi provokator menghasut dan fitnah.

“Ada kalanya kelas burung kelas manuk udah gak modal tapi mulutnya kowar kowar teriak,” ucapnya canda dari Gus Miftah dengan penuh guyonan dalam menyampaikan ceramah pengajian tersebut.