Kasus

Begal Payudara Dikejar Korban, Hingga Terjebak Macet Ditangkap Polisi Demak

141
×

Begal Payudara Dikejar Korban, Hingga Terjebak Macet Ditangkap Polisi Demak

Sebarkan artikel ini

DEMAK,LIPUTAN7.ID – Begal payudara yang menyasar di jalanan sepi itu berhasil diringkus setelah dikejar oleh korbannya. Pelaku terjebak macet sehingga dapat dilumpuhkan polisi.

Pelaku setelah belasan kali beraksi, begal payudara yang meresahkan kaum hawa akhirnya ditangkap polisi di Demak Jawa Tengah. Kamis (4/1/2024).

Pelaku begal payudara tersebut berhasil diringkus setelah korbannya berusaha mengejar cukup jauh pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Aksi pelaku terhenti di Jalan Batursari Mranggen Demak, sesaat korban meneriaki pelaku yang terjebak kemacetan lalu lintas pada 31 Desember 2023.

Hal itu diungkap Kasat Reskrim Polres Demak AKP Winardi saat gelar perkara di Mapolres Demak. Rabu (3/1/2024).

Pelaku begal payudara Ahmad Sofyan Albustomi (20) berhasil diamankan usai melakukan perbuatan cabulnya di Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak pada Minggu (31/12/2023) pukul 14.00 WIB.

“Kejadian ini memang meresahkan masyarakat, karena di beberapa wilayah ada yang melaporkan begal payudara. Ini alhamdulillah penyidik TPA Satreskrim Polres Demak mengamankan pelaku begal payudara,” terang AKP Winardi.

Ia menambahkan, pelaku Ahmad Sofyan Albustomi merupakan warga Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Pelaku begal payudara sudah berulang kali melakukan kekerasan seksual atau cabul di tempat berbeda-beda di wilayah Kecamatan Mranggen.

“Tersangka Ahmad Sofyan Albustomi ini sudah sering melakukan tindakan begal payudara,” ujar Winardi.

Pelaku menyasar korban AK (22) warga Kecamatan Mranggen, yang hendak berangkat bekerja di daerah Desa Batursari, Kecamatan Mranggen,

“Korban saat kejadian dibuntuti dan dipepet oleh tersangka dan melakukan aksi dengan menggunakan tangan kiri dan meremas payudara korban,” ungkapnya.

Dari pelaku, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah pakaian cardigan, satu buah celana panjang warna hitam, satu buah kerudung warna cokelat, dan satu unit sepeda motor merek Supra X warna hitam.

Winardi mengaku pihaknya akan melakukan tes kejiwaan kepada pelaku lantaran perbuatannya tidak wajar.

“Rencana akan kita tes kejiwaan oleh tersangka, apakah kondisi baik-baik saja atau mengalami gangguan,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 6 huruf a UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau Pasal 289 KUHPidana ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.