Polri

Cegah Kenakalan Remaja dan Bullying, Wakapolres Gelar Penyuluhan Pencegahan di SMP Negeri 2 Sumenep

113
×

Cegah Kenakalan Remaja dan Bullying, Wakapolres Gelar Penyuluhan Pencegahan di SMP Negeri 2 Sumenep

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, LIPUTAN7.ID Wakapolres Sumenep, Kompol Arif Mahari, S.I.P., S.I.K.,M.H, berkomitmen menjalankan misi penting dalam upaya pencegahan perilaku kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba dan bullying di SMP Negeri 2 Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kamis, (14/12/2023).

Untuk diketahui, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Sumenep dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah serta melindungi generasi muda dari dampak negatif perilaku kenakalan, penyalahgunaan narkoba dan bullying.

Dalam penyuluhan yang digelar, Wakapolres Sumenep memberikan materi yang komprehensif kepada para siswa. Materi tersebut mencakup hukum yang mengatur tentang kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba dan bullying, pertanggungjawaban pidana terkait dengan tindakan tersebut, bentuk-bentuk kenakalan remaja, peran penting guru dalam mendeteksi dan mencegah kenakalan remaja, mekanisme penanganan kenakalan remaja, serta upaya-upaya konkret dalam mengatasi kenakalan remaja.

Dalam presentasinya, Wakapolres Sumenep mengharapkan, agar para pelajar dapat memahami betapa pentingnya menjaga perilaku yang baik dan sesuai dengan tuntutan hukum dan norma yang berlaku. Dia juga menekankan pentingnya peran aktif para siswa dalam mencegah dan melaporkan tindakan bullying dan terutama penyalahgunaan narkoba yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah mereka.

“Kami berharap para pelajar dapat menempatkan diri sebagai remaja yang baik dan benar, tidak hanya dalam perilaku tetapi juga dalam tindakan. Hukum dan norma yang berlaku harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan kita. Dengan begitu, kita dapat menjadi pelajar yang baik dan sukses, serta memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Lanjut Kompol Arif Mahari, bahwa pembinaan dan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para siswa tentang pentingnya menghindari perilaku kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba dan bullying, serta memberikan panduan bagaimana mereka dapat berperan aktif dalam mencegahnya.

“Upaya seperti ini menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi generasi muda di Kabupaten Sumenep,” tutup Wakapolres Sumenep.