Daerah

Demi Meraup Keuntungan Yang Lebih Besar, Proyek Betonisasi di Perumahan Taman Balaraja Diduga Kurangi Volume

252
×

Demi Meraup Keuntungan Yang Lebih Besar, Proyek Betonisasi di Perumahan Taman Balaraja Diduga Kurangi Volume

Sebarkan artikel ini

TANGERANG, LIPUTAN7.ID – Proyek Pengerjaan betonisasi jalan di Jl. mawar 2 RT 04 RW 07 Perumahan Taman Balaraja Tangerang Banten diduga volume ketebalan betonisasi jalannya tidak sesuai dengan ketentuan dari Dinas PERKIM. Selasa (21/11/2023 ). 

Proyek yang dikerjakan oleh CV Rere Putra Perkasa tersebut menelan anggaran sebesar Rp. 158.841.000,-yang bersumber dari APBD Tangerang melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (PERKIM). 

Besarnya Anggaran yang digelontorkan oleh Negara yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur yang ada di Perumahan Taman Balaraja disinyalir terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh CV RERE PUTRA PERKASA karena diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). 

Dari pantauan awak Media di lokasi, begisting sebagai sarana pembantu struktur beton yang dikerjakan terlihat menggunakan papan kayu bekas dan hasil betonisasi terlihat tipis tidak sesuai dengan ukuran yang sudah ditentukan. 

Hal ini diperkuat oleh penuturan oleh salah satu warga yang menurutnya betonisasi jalan yang ada di depan rumahnya terlihat tipis kurang dari lima belas cm. 

“Betonisasinya tipis bang, kurang dari lima belas centimeter, ” ujar warga yang enggan disebutkan namanya itu.

Tidak hanya itu, dalam pengerjaanya para pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seakan-akan melalaikan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3). 

Sementara itu, seseorang yang diduga sebagai Pelaksana Proyek tersebut selalu menghindar pada saat dimintai keterangan. 

Dengan kejadian tersebut diatas, ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Perumahan dan Pemukiman (PERKIM) untuk bisa meningkatkan Pengawasan dan bisa bersikap tegas kepada setiap kontraktor yang ditunjuk agar tidak terjadi penyimpangan dan tidak ada pihak yang dirugikan. 

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Perumahan dan Permukiman belum dapat dikonfirmasi terkait dengan hal tersebut.