Peristiwa

Dua Tersangka Pembacokan Ditangkap, ini Kronologi Lengkap Carok Tanjung Bumi Kemarin

979
×

Dua Tersangka Pembacokan Ditangkap, ini Kronologi Lengkap Carok Tanjung Bumi Kemarin

Sebarkan artikel ini

BANGKALAN, LIPUTAN7.ID – terduga pelaku pembunuhan pada empat orang di depan pemakaman Buju’ Korong, tepatnya di halaman rumah saudara dolla alamat Dusun Kwanyar, Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur (Jatim) berhasil di bekuk Polres setempat.

Kapolres Bangkalan Akbp Febri membeberkan, bahwa pada hari Sabtu tanggal 13 Januari 2024 sekira pukul 01.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) tersangka H berhasil diamankan team gabungan Jatanras Ditreskrimum dan Sat Reskrim Polres Bangkalan.

Kemudian pada kisaran pukul 01.30 WIB, tersangka W berhasil diamankan dengan barang buktinya berupa sebilah senjata tajam jenis celurit. Selanjutnya kedua terduga pelaku tersebut di bawa ke Polres Bangkalan, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Sedangkan barang bukti yang ditemukan dari kedua tersangka. Sebilah senjata tajam jenis celurit lengkap dengan selontongnya. Sebilah senjata tajam jenis pisau lengkap dengan selontongnya.1 (satu) buah selontong senjata tajam jenis celurit. 1 (satu) buah gagang senjata tajam jenis celurit. 1 (satu) pasang sandal slop laki-laki warna coklat.1 (satu) pasang sandal japit warna hitam.1 (satu) buah sandal japit warna biru,” ujarnya, Minggu (14/1/24).

Sementara bukti lainya, kata dia, 1 (satu) potong jaket levis berwarna abu – abu, sebilah celurit yang terbuat dari besi putih dilapisi scotlet hitam dengan gagang kayu berwarna coklat. 1 (satu) potog kemeja warna biru motif garis warna putih. 1 (satu) potong sarung warna hitam. 1 (satu) potong sarung warna hijau biru.

“Kini kedua pelaku berurusan dengan pasal pembunuhan berencana, sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 340 Juncto Pasal 338 Juncto Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun,” singkapnya

Sekedar diketahui, empat korban yang W dan H bacok diantaranya MT asal Desa Larangan Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. MTe alamat Desa Larangan Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. N alamat Desa Larangan Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. Kemudian Ha alamat Desa Bumi Anyar Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan.

Sedangkan tersangka H (42) merupakan warga Dusun Kwanyar Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. Sedangkan W (32 alamat Dusun Kwanyar Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timu.

Kronologi dari rilisan Polres Bangkalan, pada hari Jumat tanggal 12 Januari 2024 sekira Pukul 18.00 Wib H sedang menunggu temannya di pinggir jalan depan sebuah gardu Dusun Kwanyar Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. Kemudian datang MT bersama MTe, selanjutnya terjadi cekcok antara H selaku (tersangka) dengan MT lalu MTe juga ikut serta dalam percekcokan tersebut.

Selanjutnya MT (Korban) melakukan pemukulan dengan cara menampar H sebanyak tiga kali. Lalu, MTe memegang tangan H, sambil mengeluarkan sebilah senjata tajam jenis celurit dari pinggang sebelah kiri yang diarahkan ke atas. Celurit tersebut masih belum terbuka dari selontongnya, kemudian tangan dari MTe yang memegang clurit tersebut di pegang tersangka.

Tidak lama kemudian, terdapat beberapa orang yang melintas di tempat kejadian untuk melerai kejadian tersebut. MT (korban) bersama MTe, mengajak tersangka H untuk bertengkar/carok. Sehingga H mengatakan “dentos kannak/ tunggu disini”, lalu di jawab “eyantosan dinnak bileh beih/ saya tunggu disini kapan saja”. Akhirnya tersangka meninggalkan tempat tersebut untuk pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor miliknya.

Di tengah perjalanan pulang tepatnya di dekat SMP 2 Tanjung Bumi Hasan Busri (tersangka) bertemu dengan adiknya yang berinisial W, yang mana H memberitahu kejadian tersebut dan mengajak untuk ikut dengan dirinya, hingga akhirnya adiknya tersangka ikut pulang ke rumah H, untuk mengambil senjata tajam.

Lebih lanjut, setibanya di rumahnya tersebut, tersangka masuk dalam rumahnya dan mengambil 2 bilah senjata tajam jenis celurit yang mana salah satu celurit tersebut diberikan kepada tersangka W. tersangka H berpamitan kepada orang tuanya di karenakan memiliki masalah.

Kedua tersangka berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX warna putih Kembali ke tempat kejadian, tepatnya di warung sebelah gardu tersebut untuk menemui korban MT. Setibanya di tempat tersebut sudah banyak beberapa teman dari korban.

Kemudian tersangka langsung menghampiri korban dengan celurit yang dibawanya dan berkata kepada korban bernama MT “ayoh carok/ayo kalo mau carok” dan langsung di lakukan pembacokan terhadap empat korban. Sedangkan tersangka W melakukan pembacokan terhadap dua korban H dan N. Sehingga empat korban tergeletak di tempat tersebut dalam keadaan luka bacok.

Usai menuntaskan keringanannya, H dan W meninggalkan tempat tersebut menggunakan sepeda motor PCX warna putih milik tersangka W ke rumahnya.