Daerah

H Tupomo : Tokoh Agama, Dilepas Ratusan Warga ke Pemakaman Islam

366
×

H Tupomo : Tokoh Agama, Dilepas Ratusan Warga ke Pemakaman Islam

Sebarkan artikel ini

JEPARA,LIPUTAN7.ID – H Achmad Tupomo salah satu tokoh agama meninggal dunia pada Selasa 26/12/2023 pukul 03.30.Wib di Rumah Sakit Khusus Orthopedi Karina Utama Jln Amarta No 8-10, Area Sawah, Ngabeyan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. Selasa (26/12/2023).

Kepergian H Achmad Tupomo Bin Mbah Marisan menyisakan duka yang mendalam bagi masyarakat setempat, ratusan warga nampak dikediamannya Desa Kaliaman RT.01/RW.02 Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara.

Ratusan pelayat menghadiri pemakamannya. Jenazah di berangkat dari rumah duka pukul 14.00 Wib, lalu di shalati di Masjid Baithul Huda. Hujan gerimis, dengan mobil pick up jenazah di berangkatkan ke peristirahatan terakhir Pemakaman Islam Mbah Kabul Mbah Sebah Desa Kaliaman.

Sejumlah kiai dan tomas toga tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok tokoh agama, Romo KH Ali Achwan, Petinggi Kaliaman Masheru, Ustad Mashuri Anam, H Ponco Sujarwo (Gus Co), H Yanto Transmoda, H Muntahar, H Dul, H Sukamad, Mitra kerja dan warga masyarakat.

Romo KH Ali Achwan mewakili keluarga besar Almarhum menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan, serta menyampaikan permohonan maaf atas semua kesalahan H Tupomo selama hidup.

“Patut kita contoh teladan dan kebaikan beliau, hidup rukun, saling menolong dan salah satunya adalah selalu melaksanakan sholat berjama’ah”, kata Kiai Ali Achwan.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Modin Ali dan dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah oleh Romo KH Ali Achwan. Adapun imam sholat jenazah oleh Ustad Mashuri Anam.

Almarhum salah satu konseptor bersama tomas dan toga pembangunan Pendidikan Islan Madrasah Tsanawi Desa setempat.

Almarhum meninggalkan seorang istri Hj Sa’adah, dua putra. Yang pertama Deny Kurniawan (Wawan), kedua Andy Muhammad Ridwan dan dua cucu perempuan.

Maut adalah kepastian yang tidak dapat dimajukan atau pun dimundurkan barang sesaat pun. Malaikat maut tidak permisi kepada orang yang sehat.

Malaikat maut juga tidak minta izin kepada seorang anak atau pun remaja. Ajal tidak menunggu kita sakit. Ajal juga tidak menanti masa tua kita.

Jika telah datang waktunya, siapa pun pasti akan menemui ajalnya. Oleh karena itu, persiapan menuju kematian semestinya kita lakukan dalam setiap tarikan nafas kita.