Daerah

Hadiri Acara Jaksa Jaga Desa, Bupati H. Fauzi : Ada Tiga Aspek Penting Yang Harus Dijalankan Oleh Pemdes Se Sumenep

321
×

Hadiri Acara Jaksa Jaga Desa, Bupati H. Fauzi : Ada Tiga Aspek Penting Yang Harus Dijalankan Oleh Pemdes Se Sumenep

Sebarkan artikel ini
Ket Foto : Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, (Batik), Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep Trimo, SH (coklat) beserta Forkopimda lainnya.
Ket Foto : Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, (Batik), Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep Trimo, SH (coklat) beserta Forkopimda lainnya.

SUMENEP, LIPUTAN7.ID – Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, menghadiri acara “Jaksa Jaga Desa”, yang dilaksanakan di Gedung Islamic Centre, Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Kamis, (31/08/2023).

Diketahui, pada acara Jaksa Jaga Desa tersebut, dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep, beserta Kepala Desa (Kades) yang ada di Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, dalam sambutannya mengatakan, bahwa ada Tiga aspek penting yang harus dijalankan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) se-Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, demi untuk terciptanya Desa yang maju. Tiga aspek tersebut yakni Hukum, Sosial dan Ekonomi.

Yang pertama yakni, aspek Hukum, aspek tersebut dapat menjadi telaah serta wawasan pertama, supaya kedepannya dapat mengantisipasi terjadinya persoalan yang tidak diharapkan. Misalnya, penyimpangan Dana Desa dan lainnya.

“Aspek Hukum inilah yang bisa menjadi acuan utama bagi Kades di Sumenep, dalam mengambil langkah kebijakan dan tentunya memiliki keterkaitan pada Dua aspek berikutnya,” jelas Bupati H. Ach Fauzi Wongsojudo.

Lanjut Politisi dari Partai PDI-Perjuangan Kabupaten Sumenep itu, untuk aspek berikutnya yakni sosial, yangmana aspek tersebut merupakan aspek yang berkaitan dengan unsur-unsur sosial. Misalnya, adat istiradat, komunitas, tradisi, lembaga sosial, dan kelompok masyarakat.

“Ketika itu benar-benar dijalankan, maka tidak akan ada gesekan mau pun perbedaan persepsi antara satu dengan yang lainnya,” tuturnya.

Kemudian aspek yang ketiga yakni aspek ekonomi, menurut Bupati Sumenep, Aspek ekonomi tersebut juga harus dilakukan dikarenakan untuk kesejahteraan masyarakat. Jika asumsi atau persepsi sama bahwa benar-benar diyakini mensejahterakan. maka, harus dihitung secara baik.

“Dihitung secara kemaslahatan, bukan pribadi ataupun golongan. Dampaknya kepada masyarakat luas, bukan terhadap golongan, pribadi atau keluarganya, sehingga hal tersebut dapat membahayakan dirinya sendiri. Oleh karena itu, Ini harus diperhatikan,” papar Bupati H. Ach. Fauzi Wongsojudo.

Sehingga, tambah Bupati Sumenep, untuk ketiga aspek itulah yang menjadi point utama dalam menjalankan roda kepemerintahan di Desa.

“Maka, kesejahteraan masyarakat harus dilakukan, supaya Desanya maju dan sejahtera. Dan ketika Desanya maju dan sejahtera, maka Kabupatennya juga akan maju,” tutup Bupati.