Polri

Jadi Khatib Jumat, Kapolsek Nibong Ajak Jamaah Jauhi Sikap ini

294
×

Jadi Khatib Jumat, Kapolsek Nibong Ajak Jamaah Jauhi Sikap ini

Sebarkan artikel ini

ACEH UTARA, LIPUTAN7.ID – Kapolsek Nibong Ipda Agus Maulizar mengambil peran istimewa sebagai khatib pada pelaksanaan ibadah Shalat Jumat di Masjid Nurul Iman Gampong Wakeuh Kecamatan Nibong, Aceh Utara, Jumat (22/09/2023).

Dalam khutbah Jumat yang penuh makna, Kapolsek Nibong mengajak jamaah untuk menjauhi sifat amarah, hasut, iri, dan dengki dalam kehidupan sehari-hari mereka. Khutbah ini memiliki relevansi khusus karena kita telah memasuki tahun politik yang seringkali menimbulkan ketegangan di masyarakat.

Dalam khutbah yang penuh dengan nasehat dan petuah, Kapolsek mengingatkan jamaah akan pentingnya menjaga keharmonisan dan kedamaian dalam masyarakat.

“Di dalam agama kita, kita diajarkan untuk mengendalikan emosi negatif seperti amarah, iri, hasut, dan dengki. Sikap-sikap ini bisa merusak hubungan kita dengan sesama dan merugikan diri kita sendiri.” ujar Ipda Agus Maulizar.

Lebih lanjut, Kapolsek menekankan bahwa di tahun politik seperti ini, penting bagi kita untuk tidak mudah diadu domba oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan perbedaan pendapat untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

“Kita sebagai warga negara yang cerdas harus mampu membedakan informasi yang benar dari yang palsu, serta menjaga keamanan dan persatuan di tengah perbedaan pendapat,” ujarnya.

Kapolsek juga menyoroti pentingnya kesabaran dalam menghadapi situasi-situasi sulit dan perbedaan pendapat. Ia mengatakan.

“Sabar adalah salah satu nilai yang sangat dihargai dalam agama kita. Dengan kesabaran, kita dapat mengatasi cobaan dan tantangan dengan lebih baik.”

Khutbah Jumat ini disambut baik oleh jamaah yang hadir, yang menganggapnya sebagai pengingat yang berharga dalam menghadapi situasi sosial dan politik yang mungkin menguji kesabaran dan persatuan mereka.

Jamaah berkomitmen untuk menerapkan nasehat-nasehat ini dalam kehidupan sehari-hari mereka, dengan harapan dapat menjaga kedamaian dan harmoni dalam masyarakat, terutama di tengah tahun politik yang kritis.