Daerah

Jokowi Akan Tetapkan Ratu Kalinyamat Sebagai Pahlawan Nasional Tepat Hari Pahlawan

261
×

Jokowi Akan Tetapkan Ratu Kalinyamat Sebagai Pahlawan Nasional Tepat Hari Pahlawan

Sebarkan artikel ini

JEPARA,LIPUTAN7.ID – Pemerintah Daerah bersama Forkopimda Jepara menyelenggarakan gelar doa bersama, setelah Pemerintah menetapkan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional Selasa 7/11/2023 sore di Makam Ratu Kalinyamat Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara. Rabu (8/11/2023)

Pemerintah rencananya penetapan Ratu Kalinyamat memimpin Jepara (1549-1579) gelar Pahlawan Nasional pada Jum’at 10 November 2023 di Istana Negara, bertepatan momentum Hari Pahlawan ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pejabat Bupati Jepara Edy Supriyanta mengucapkan syukur, atas penetapan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional.

“Upaya Pemerintah Daerah Jepara dalam mengajukan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional akhirnya membuahkan hasil,” kata Edy.

Edy menambahkan pengusulan gelar pahlawan Ratu Kalinyamat sejak tahun 2007 silam. Menurutnya kala itu ditolak karena kurang kajian. Akan tetapi pada tahun 2018 Pemkab Jepara kembali melakukan kajian. Alhasil Ratu Kalinyamat ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

“Alhamdulillah ini merupakan hal yang luar biasa. Sejak tahun 2007 kami mengajukan dan ditolak, dan di tahun 2018 kita riset kembali akhirnya tahun ini diterima,” ujar Edy.

Penetapan tersebut sesuai pada surat Sekretaris Militer Presiden, Kementerian Sekretariat Negara RI Nomor R-09/KSN/SM/GT 02 00/11/2023 tertanggal 3 November 2023. Kata ia terdapat dua orang Pahlawan Nasional yang berasal dari Jepara yakni dr Cipto Mangunkusumo dan pahlawan emansipasi wanita R.A. Kartini.

“Sebagai warga Jepara, warisan semangat dari para pahlawan ini wajib kita teladani,” tambah Edy.

Sementara Lestari Moerdijat Ketua Yayasan Dharma Bakti Lestari mengatakan, bahwa ini merupakan bentuk kerja sama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Jepara, para akademisi, dan seluruh elemen masyarakat.

“Proses ini seperti mengumpulkan kepingan sejarah yang tidak mudah, dan dua kali mengalami penolakan namun akhirnya berhasil,” kata Lestari yang biasa disapa Rerie.

Menurutnya berkat dukungan dari para akademisi, sejarawan, dan penggiat budaya dalam menggali bukti sejarah dapat membuahkan hasil.

“Kami juga mencari arsip sejarah hingga ke Kota Porto, Portugal. Prof Victor dari Universitas de Chatolica Porto memberikan kami arsip tentang kekuatan maritim Jepara, kapalnya sebesar kapal induk Amerika Serikat,” lanjutnya.

Ia mengatakan hubungan Jepara dengan kerajaan lain di sekitar Nusantara pada masa Ratu Kalinyamat terjalin sangat baik.

Hal tersebut dibuktikan dengan data sejarah dari Prof Hisbullah Yusuf dari Malaysia yang menjelaskan bahwa hubungan Jepara dan Aceh berhasil membuat pertahanan maritim yang kokoh dalam melawan Portugis.

Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta, menyampaikan gelar pahlawan ini akan menambah harum nama Jepara. Pahlawan Nasional dari Kota Ukir jadi bertambah.