Sorot

Kejati Babel Janji Bakal Tindak Tegas Pelaku Penambang Ilegal, Empat Oknum Belum Tersentuh Hukum

732
×

Kejati Babel Janji Bakal Tindak Tegas Pelaku Penambang Ilegal, Empat Oknum Belum Tersentuh Hukum

Sebarkan artikel ini

BABEL, LIPUTAN7.ID – Berdasarkan Keterangan dari inisial MH, yang mengatakan inisial N beserta saudaranya inisial J diduga pelaku pungutan Liar (Pungli) di kegiatan Tambang ilegal skala besar, dalam Kawasan Hutan Lindung Pasir Kuarsa, Desa Teluk Limau, Kecamatan Parittiga Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pasca pemberitaan sebelumnya, sampai dengan hari ini, terduga pelaku pungutan liar (Pungli) tersebut belum tersentuh Hukum. Begitu juga dengan Aktifitas tambang skala besar, menggunakan puluhan Excavator dalam kawasan Hutan Lindung/tempat terlarang, masih beraktifitas.

Sementara Jurnalis Liputan7.id, berupaya mengkonfirmasi Inisial J dan N, melalui sambungan telpon maupun pesan singkat WhatsApp. Hasilnya keduanya tidak merespon konfirmasi.

Dikutip dari Belitungwawbabelcom, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel) Asep Maryono mengatakan, bahwa pihaknya tidak akan menyentuh tambang rakyat. Namun, pihaknya akan menindak tegas tambang yang skala besar atau penambangan ilegal.

“Sementara bagi tambang skala hesar, kami akan masuk. Bahkan akan melakukan beberapa penyelidikan,” katanya.

Berbeda Dengan Kawasan Hutan Lindung Pasir Kuarsa, bahkan baru-baru ini Keberadaan Tambang skala besar, dengan Belasan Excavator, di sertai pungutan Liar (pungli) berupa Fe sebesar Rp 16,000 (Enam belas Ribu Rupiah) Per 1kg, ari hasil tambang ilegal dalam kawasan terlarang.  Yaitu, pelaku Pungutan Liar (Pungli) Oknum masyarakat Inisial J dan N, sampai saat ini Tidak tersentuh hukum/Kebal hukum, terkesan janji Kejati hanya formalitas.

Wartawan Liputan7.id masih mengupayakan mengkonfirmasi atas statement Kejati Babel, dan juga terkait Aktifitas tambang dang Pungutan Liar (Pungli) Di Wilayah Kawasan Hutan Lindung HL Pasir Kuarsa.