Pemerintah

Kepala KUPP Jepara Hadiri Rakor Penyelenggaraan Angkutan Laut Nataru 2023-2024

200
×

Kepala KUPP Jepara Hadiri Rakor Penyelenggaraan Angkutan Laut Nataru 2023-2024

Sebarkan artikel ini

JEPARA,LIPUTAN7.ID – Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Jepara Juwita Sandy Sari, hadir mengikuti Rapat Koordinasi Penyelenggaran Angkutan Laut pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024.

Rapat Koordinasi diikuti hampir 500 peserta yang digelar pada Selasa 5/12/2023 oleh Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan jelang libur Nataru 2023-2024 di Hotel Borobudur Jakarta.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Jepara Juwita Sandy Sary, saat di konfirmasi awak media liputan7.id melalui sambungan telephon mengatakan, Angkutan Laut kembali akan disibukan dengan adanya liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

“Angkutan laut mesti mempersiapkan segala sesuatu seperti Kelaikan alat angkutan penumpang atau kapal, Fasilitas sarana keselamatan pelayaran dan pelabuhan yang terpenting penumpang yang baik atau ‘good passengers’,” kata Juwita. Rabu (6/12/2023).

Seperti yang di sampaikan Capt Antoni Arif Priadi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Ada tiga hal yang harus diperhatikan yakni Kapal, Fasilitas keselamatan, dan penumpang.

“Kapal wajib laik berlayar dan sudah uji petik, lalu fasilitas keselamatan berlayar diantaranya life jaket sarana pendukung keselamatan lainnya, untuk dermaga di pelabuhan bila ada siapkan garbarata yang bisa mempermudah ibu hamil, lansia, disabilitas dan anak-anak.

Untuk masuk ke dalam kapal, yang terpenting adalah penumpang, jangan sampai ada yang merokok di atas kapal, membawa senjata tajam dan bahan yang mudah terbakar seperti petasan ataupun kembang api,” kata Capt Antoni.

PT Pelni akan menyiapkan 26 unit kapal dengan kapasitas angkutan 51.296 orang, 120 unit kapal disiapkan oleh armada perintis untuk kapasitas 38.966 orang dan 1.208 unit kapal disiapkan dari armada swasta dengan kapasitas angkut 151.042 orang.

Capt Antoni berharap, Dirjen Hubla bisa bekerja sama dengan BMKG untuk mengetahui prakiraan cuaca, tunda keberangkatan kapal ketika cuaca buruk hingga kembali kondusif. Media sosial DJPL bisa digunakan untuk memberikan informasi tentang kedatangan dan keberangkatan kapal.

Nataru tahun 2023-2024 diperkirakan 2.414.886 penumpang akan menggunakan angkutan laut, naik sekitar 5 persen dibandingkan tahun yang lalu.

Kemenhub akan kerahkan 1.354 kapal dengan kapasitas angkut 242.069 penumpang dan melaksanakan pemantauan atau posko angkutan laut selama periode Nataru 2023-2024 mulai 18 Desember 2023 hingga 8 Januari 2024 di 264 pelabuhan di seluruh Indonesia.