Daerah

KUPP Jepara Membuka Gerai Pas Kecil Kapal Dibawah 7 GT Gratis

169
×

KUPP Jepara Membuka Gerai Pas Kecil Kapal Dibawah 7 GT Gratis

Sebarkan artikel ini

DEMAK, LIPUTAN7.ID – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan cq Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Jepara membuka gerai pas kecil, dalam rangka memberikan pelayanan pengurusan pas kecil kapal di bawah GT 7 untuk masyarakat nelayan di wilayah Desa Mendono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Jawa Tengah. Kamis (23/11/2023).

Gerai pengukuran kapal di bawah GT 7 bagi masyarakat nelayan tersebut dimulai dari Senin tanggal 20 November 2023 hingga Rabu 22 Nobember 2023.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Jepara Juwita Sandy Sari, SH, MM mengapresiasi dengan antusias masyarakat nelayan setempat.

“Sebanyak 127 kapal telah dilakukan pengukuran kapal dalam pelaksanaan Gerai pas kecil sudah lengkap daftar kepemilikan dan surat tukangnya,” ujar Kepala Kantor UPP Kelas II Jepara Juwita.

Juwita menambahkan, Gerai pas kecil ini merupakan kegiatan Gerai Pengukuran Kapal pertama di wilayah tersebut, sejak kepemimpinannya.

“Demak masuk wilayah kerja kami, atas diinisiasi Kantor UPP Kelas II Jepara dengan tujuan diadakannya pelaksanaan Gerai pas kecil untuk mempermudah para nelayan dan pemilik kapal untuk mendapatkan Pas kecil tanpa dipungut biaya atau gratis,” tambah Juwita.

Hal tersebut, menurut Juwita juga merupakan wujud komitmen nyata Direktorat Jenderal perhubungan Laut dan kehadiran Negara dalam peningkatan keselamatan pelayaran untuk kapal di bawah GT 7.

Juwita menjelaskan bahwa setiap kapal yang terdaftar di Indonesia dan berlayar di laut wajib memiliki Surat Tanda Kebangsaan Kapal, termasuk bagi kapal di bawah GT 7 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

“Kapal di bawah GT 7, pas kecil merupakan dokumen yang sangat penting yang dapat digunakan sebagai dokumen kepemilikan kapal, Surat Tanda Kebangsaan Kapal, dokumen kelengkapan berlayar, keamanan melakukan pelayaran, jaminan kredit usaha, serta memudahkan pendataan jika terjadi bahaya di laut atau saat berlayar,” imbuh Juwita.

Gerai ini sangat penting dan strategis, khususnya bagi pemerintah Daerah dalam rangka memaksimalkan potensi sektor kemaritiman sebagai motor penggerak dan pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan setempat.

Selain itu pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan sosialisasi kepada para nelayan untuk memanfaatkan Gerai Pengukuran kapal di bawah GT.7 agar kapalnya bisa mendapatkan sertifikat pas kecil sesuai aturan yang berlaku.