Daerah

Launching Situah Cabor Sinergitas Pembentukan Unit Usaha Cabang Olahraga

78
×

Launching Situah Cabor Sinergitas Pembentukan Unit Usaha Cabang Olahraga

Sebarkan artikel ini

LAHAT,LIPUTAN7.ID – Dalam rangka mengikuti Pelatihan kepemimpinan nasional (PKN) untuk pejabat eselon II di Surabaya, Beny Zainudin melakukan penelitian dengan tema ”SITUAH CABOR” yang pengertianya sinergitas pembentukan unit usaha cabor.

Hadir PJ Bupati Lahat diwakili Asisten 3 Mujiono, Unsur Forkopimda, Perwakilan Dandim 0405, Pimpinan Bank Sumsel Babel Didit Ariyanto, Ketua KONI, Sekretaris Bapedda, Dinas koperasi, Selasa (11/6/2024).

Dalam paparannya di Gedung Bukit tùnjuk Lahat, Benny menyampaikan tujuan SITUAH CABOR agar cabor di lahat dapat membentuk badan usaha sendiri agar terjadi kemandirina ekonomi cabor.

“Dalam upaya membangun unit usaha cabang olaraga ( Cabor ) ini Kadispora mengajak semua stekholder untuk berperan serta dalam membantu kegitatan tersebut, agar cabor dapat meminimalisir pendanaan dari apbd Kabupaten,” katanya.

“Unit usaha cabang olaraga ini selain untuk pendanaan kegiatan cabang olaraga juga dapat Membantu meningkatkan ekonomi lokal di Kabupaten Lahat,” tuturnya.

Terpisah, asisten III Bupati Lahat Marjono menyambut baik proyek perobahan yang dilaksanakan oleh Benny Zainudin, memang kelihatan kecil tetapi inovasi akan berdampak luas.

“Saya sebagai pemimpin memiliki tanggung jawab besar dan harus memastikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan tentu saja bersama membangunan kabupaten Lahat menjadi berfaedah dan bermanfaat,” tuturnya.

“Oleh karena itu saya mengajak semua pihak memberikan dukungan penuh terhadap proyek perubahan ini dan kita harus berkolaborasi dan sinergi antar sektor agar hasil tercapai dengan maksimal,” ujarnya

Ia mengucapkan, selamat atas proyek perubahan launching nya situa cabor ini, ini merupakan bukti nyata dari komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan negara kita.

“Proyek perubahan ini akan menjadi kran atau embrio membuka bagi terwujudnya kemandirian cabor agar tidak hanya tergantung pada anggaran hibah pemerintah saja tetapi dapat secara mandiri berpikir kreatif dan inovatif sehingga dapat meningkatkan jiwa kewirausahaan bagi pemuda dan insan olahraga di kabupaten Lahat,” pungkas Marjono.

Tentu nantinya masing masing cabor akan memiliki unit usaha yang berbeda, dan konsep ini akan menjadi rujukan dunia olaraga di Indonesia.