Daerah

Luar Biasa, Bupati Sumenep Dinobatkan Sebagai Tokoh Pengembang Warisan Budaya

412
×

Luar Biasa, Bupati Sumenep Dinobatkan Sebagai Tokoh Pengembang Warisan Budaya

Sebarkan artikel ini
Ket Foto : Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, (Batik Hitam_red) Saat Menerima Penghargaan dari Media Detik.com.
Ket Foto : Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, (Batik Hitam_red) Saat Menerima Penghargaan dari Media Detik.com.

SUMENEP, LIPUTAN7.ID – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, dinobatkan sebagai Tokoh Pengembang Warisan Budaya oleh Detik.com. atas keberhasilannya keberhasilannya memperkenalkan Kabupaten Sumenep, sebagai Kota Keris ke Luar Daerah.

Nampak terlihat, Media Online Detik.com itu juga memberikan penghargaan berupa Detik Jatim Awards 2023 kepada Bupati Sumenep Cak Fauzi sebagai Anugerah Figur Akselerator Pembangunan kategori Tokoh Pengembang Warisan Budaya, yang digelar di The Singhasari Resort Batu, pada Senin, (27/11/2023).

“Sejatinya, penghargaan ini adalah wujud komitmen masyarakat utamanya empu keris atau pengrajin keris dan sesepuh pelaku keris di Kabupaten Sumenep yang terus melestarikan warisan leluhur,” tutur Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Selasa, (28/11/2023).

Pemerintah Kabupaten Sumenep, kata Bupati Cak Fauzi, mengharapkan regenerasi pengrajin keris untuk mempertahankan empu atau pengrajin keris, karena tantangannya adalah penerus dalam rangka mempertahankan produksi keris demi melestarikan tradisi leluhur.

“Kami berkomitmen untuk menjaga regenerasi empu keris supaya tidak sampai putus, untuk menjaga keberlanjutan produksi keris di masa mendatang,” jelasnya.

Bupati Cak Fauzi juga memaparkan, bahwa UNESCO mengakui Kabupaten Sumenep sebagai daerah pemilik pengrajin keris terbanyak di dunia, sehingga menjadi kebanggaan sekaligus tantangan agar mampu mempertahankan dan memanfaatkan keunggulan ini.

“Kami bersama masyarakat memiliki kewajiban melestarikan dan mengembangkan keris agar tetap lestari sebagai wujud konsekuensi pengakuan UNESCO itu,” papar Bupati Fauzi.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menambahkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep akan semakin memperkenalkan dan sebagai identitas Kota Keris kepada masyarakat luas, dengan membangun tugu keris yang berlokasi di Kecamatan Pragaan, tepatnya di perbatasan Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Pamekasan.

“Selain itu, kami juga menetapkan Desa Aeng Tong-Tong sebagai “Desa Keris” untuk mengangkat karya dan identitas sebagai Kota Keris,” pungkas Bupati Fauzi.