Daerah

Meresahkan Masyarakat, Aksi Teror Pembakaran Mobil Kembali Terjadi di Ketapang

1021
×

Meresahkan Masyarakat, Aksi Teror Pembakaran Mobil Kembali Terjadi di Ketapang

Sebarkan artikel ini

SAMPANG,LIPUTAN7.ID – Meresahkan masyarakat aksi teror pembakaran mobil kembali terjadi di Desa Banyusokah, Kecamatan Ketapang. Mobil HRV milik warga bernama Matweki Kakak Iparnya Rustam yang diparkir di garasi rumahnya di Dusun Karang Barat, Desa Banyusokah, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang diduga dibakar orang tak dikenal.

Peristiwa pembakaran itu diduga terjadi pada Sabtu (18/12/2023) dini hari sekitar pukul 01.33 WIB. Matweki baru mengetahui kejadian itu setelah kobarannya api yang membesar.

Matweki pemilik mobil HRV berwarna putih itu yang dikejutkan dengan rintikan bunyinya Api ia kira cucunya nangis, karena saat itu cucunya lagi sakit, lalu anaknya si bayi itu bangunkan bapaknya bahwa mobilnya kebakar lalu ia bergegas bangun dari tempat tidurnya lalu keluar rumah untuk mengecek apa yang terjadi.

Ternyata mobil HRV miliknya dengan nopol M 1443 NN telah terbakar. Dia pun segera berupaya memadamkan api.

“Setelah kobarannya api yang membesar, saya keluar rumah dan melihat mobil sudah terbakar. Kemudian saya bersama-sama anak dan warga langsung memadamkan menggunakan air,” kata Matweki.

Dibakar Orang Tak Dikenal Matweki menduga pelaku pembakar mobilnya memakai bensin dengan jarak dekat. Ditemukan sebuah kain dibawah ban sebelah kiri di dekat tangki.

“Meski membakar dengan jarak dekat, tapi tetap memakai bahan bakar, karena ditemukan kain di dekat ban sebelah kiri tangki di TKP,” kata Matweki.

Dirinya telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian agar segera dilakukan penyelidikan. Dia berharap polisi bisa menangkap para pelaku pembakar mobil miliknya maupun pelaku pembakar mobil lain yang sedang marak terjadi beberapa bulan terakhir.

Polsek Ketapang melakukan olah TKP serta mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk proses penyelidikan. Namun, saat ini polisi belum bisa memberikan keterangan keterangan lebih lanjut.

Kepala Desa Banyusokah Moh Sorah, mengatakan bahwa aksi teror pembakaran mobil milik warga di desanya itu baru pertama kali terjadi. Dia membenarkan bahwa pemilik kendaraan itu adalah warganya.

“Kami kurang mengetahui terkait masalah apa aksi teror itu terjadi. Saya baru tadi pagi mendapat laporan teror pembakaran mobil milik warganya dibakar orang tidak dikenal,” ujar Sorah.

Ia mengecam tindakan aksi teror pembakaran mobil milik warganya, pihaknya minta polisi segera usut tuntas kasus ini, karena aksi kejahatan ini sangat meresahkan masyarakat Kecamatan Ketapang, dimana sebelumnya terjadi di desa Paopaleh Laok kini kembali terjadi di desa kami.

Kami minta pihak kepolisian harus mengusut tuntas agar tidak terjadi kembali ke orang lainnya, pungkasnya.